BATAM – Fakultas Teknik (FT) Universitas Raja Ali Haji (UMRAH) menyambut baik edaran Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) tentang publikasi karya ilmiah dalam jurnal menjadi syarat kelulusan mahasiswa perguruan tinggi termasuk program sarjana. FT UMRAH sendiri sudah menyiapkan hal ini jauh hari.

Demikian disampaikan Dekan Fakultas Teknik (FT) UMRAH) Profesor DR. Chairul Saleh, Msc, Senin (20/2).  “Kita sudah menyiapkan diri sejak bulan November 2010.  FT UMRAH telah menerbitkan jurnal ilmiah “sustainable” (berkelanjutan). Isinya merupakan hasil penelitian para dosen dan mahasiswa,” katanya.

Sebagaimana diketahui,Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof Dr. Ir Joko Santoso mengeluarkan surat edaran nomor 152/E/T/2012 tertanggal  27 Januari 2012 tentang Publikasi Karya Ilmiah. Dalam surat edaran tersebut dinyatakan bahwa jumlah karya ilmiah dari perguruan tinggi Indonesia secara total masih sangat rendah dibandingkan dengan Malaysia, hanya sekitar sepertujuh.

Sehingga ini menjadi tantangan kita bersama untuk meningatkannya. Maka terhitung mulai kelulusan Agustus 2012 diberlakukan ketentuan, untuk lulus program sarjana harus menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah., utuk lulus program magister harus telah menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah nasional diutamakan yang terakreditasi dikti dan untuk lulus program doktor harus telah menghasilkan makalah yang diterima untuk terbit pada jurnal international.

Dikatakan, saat ini jurnal tersebut masih berlangsung terbit. Untuk melaksanakan himbauan Dikti tersebut mulai semester depan, kata Chairul, semua dosen FT-UMRAH sudah harus memiliki map penelitian atau Research Umbrella.

Dengan map research itu katanya, maka semua penelitian dosen akan terarah. Penelitian-penelitian ini dapat juga dilaksanakan bersama mahasiswa yang sedang mengambil tugas akhir. Untuk menghindari plagiasi maka semua penelitian harus memiliki “state of the art” (kekinian kajian).

Menurut Prof. Chairul, berdasarkan lima kriteria plagiasi, maka masih banyak dan sangat kental terjadi plagiasi pada skripsi mahasiswa S1 maupun tesis magister. Untuk menghindari itu, dia mengajarkan kepada para mahasiswa FT Umrah untuk hati-hati dalam mengembangkan kajian penelitiannya.

Katanya, dia sering memberikan kuliah FOC (Free of Charge) bagi mahasiswa dan dosen-dosen yang berminat untuk mengikuti kuliah tentang bagaimana menelti yang baik, membimbing mahasiswa yang baik, bagaimana mencari “state of the art” dari sebuah peneltian, bagaimana mencari “Quetion Research “ dan juga memberikan training How toget Uour Good Master and PhD”.

Diakuinya, dia sengaja meluangkan waktu untuk melakukan FOC, karena panggilan jadi seorang Guru Besar dan dalam rangka ikut membangun bangsa lebih maju.

Ditegaskannya, Provinsi Kepri yang berbatasan dengan negara maju mesti menyiapkan universitas unggulan. Tentunya dengan menelorkan berbagai karya ilimiah yang berkualitas. Kalau perlu, Kepri mesti mempunyai kampus yang lebih maju dari negara tetangga tersebut.

Chairul mengaku optimis, Kepri bisa meraih cita-cita itu. Karena berdasarkan pengalamannya belajar di Universitas Kebangsaan Malaysia ternyata, penelitian-penelitian di universitas di Malaysia, banyak dibantu oleh mahasiswa-mahasiswa Indonesia. Penelitain-penelitian yang muncul di jurnal International tiada lain  banyak ditulis oleh mahasiswa dan pembimbingnya asal Indonesia.

Disinggung soal biaya penelitian? Chairul merasa tidak akan kehilangan dukungan. Karena biaya penelitian bisa diperoleh dari Dikti, Kementerian Riset dan Teknologi, pemda, perusahaan dan pihak luar negeri. Yang terpenting itu katanya, kajian penelitian harus tentang kekinian. Sehingga hasilnya, dapat didayagunakan untuk kepentingan masyarakat, pemerintah atau perusahaan.

Bagaimana dengan kesiapan sumber daya manusianya ? Kata Charul, ini perlu pembelajaran dan keseriusan. Dosen dan mahasiswa katanya, tidak boleh malas dan manja.  Mereka harus dibangkitkan semangat juang membesarkan bangsa. Tentunya dengan daya inovasinya yang mesti dipacu dan dilatih secara berkelanjutan. (r/fur)

diolah dari sumber : http://haluankepri.com/news/batam/25203-ft-umrah-sambut-baik-edaran-dikti.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here