Rio Rudiansyah (kelima dari kiri) mewakili Tim Entrepreneurship FIKP UMRAH berfoto bersama sesama Pemenang Mandiri Bersama Mandiri Award dan Menteri BUMN, Dahlan Iskan serta Direktur Bank Mandiri, Zulkilfi Zaini, Rabu (3/10) di Jakarta Convention Centre. dok/ csr.bankmandiri.co.id

TANJUNGPINANG (HK) – Tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) UMRAH, yakni Nunung Rozalina, Rio Rudiansyah dan Mirawati, meraih juara II tingkat nasional dalam ajang kompetisi Mandiri Bersama Mandiri Challenge (MBMC). Tim di bawah bimbingan Fitria Ulfa dan Lindawaty Zen itu berhasil menyingkirkan 601 peserta lain dari seluruh Indonesia.

Penghargaan MBMC Award 2012 tersebut diserahkan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan didampingi Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini, di Jakarta Convention Centre (JCC), 3 Oktober 2012 lalu.

Menurut Ketua Tim UMRAH Nunung Rozalina, mereka mendaftar ke kompetisi tersebut melalui sistem online dengan membuat satu rangkap proposal bisnis plan. Kata dia, pada akhir September 2012 lalu, pengumuman 40 besar yang terdiri dari empat kategori star up dan 4 kategori semi established.

“Dari tahap awal pendaftaran, lalu kami masuk ke dalam 40 besar dengan empat kategori start up dan empat kategori semi established. Setelah itu, diambil 22 besar di masing-masing sektor kaluatan, pertanian, pariwisata dan sektor industri kreatif,” kata Nunung, Rabu (10/10).

Tim UMRAH, lanjutnya, membuat suatu ide tentang kelautan di kampung Gisi Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan untuk membuat penelitian tentang kepiting bakau dimana saat ini belum termanfaatkan dengan baik.

“Di sini, tim kami membuat suatu gagasan untuk mengangkat tema tentang kepiting bakau yang belum dimanfaatkan dengan baik potensinya. Padahal, potensi kepiting bakau tersebut sangat besar dan dapat digunakan sebagaiĀ  mata pencarian bagi penduduk setempat,” katanya.

Rio Rudiansyah menambahkan, kemenangan yang diperoleh Tim UMRAH bisa dijadikan suatu gagasan atau projek untuk diterapkan di berbagai daerah di Provinsi Kepri. Sebab, potensi kelautan yang ada di daerah ini sangat menjanjikan.

“Saya mengharapkan untuk semua lini, baik untuk pemerintahan daerah, akademisi dan masyarakat, kelolalah alam ini dengan baik karena sumber daya alam kita sangat banyak. Hal tersebut, dapat untuk menjadikan seseorang untuk sebagai wirausaha dan bisa mandiri,” katanya. (haluankepri.com)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here