Rektor UMRAH, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc bersama Pembantu Rektor I UR, Prof. Aras Mulyadi, DEA menandatangani MoU, kamis (7/8/2014). Foto: Lukman Prayitno/Riau Pos
Rektor UMRAH, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc bersama Pembantu Rektor I UR, Prof. Aras Mulyadi, DEA menandatangani MoU, kamis (7/8/2014). Foto: Lukman Prayitno/Riau Pos
Rektor UMRAH, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc bersama Pembantu Rektor I UR, Prof. Aras Mulyadi, DEA menandatangani MoU, kamis (7/8/2014). Foto: Lukman Prayitno/Riau Pos

umrah.ac.id, Pekanbaru – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menjalin kerjasama Pendidikan dan akademisi dengan Universitas Riau(UR). Penandatangan nota kesepahaman kerjasama kedua Universitas yang memiliki keterkaitan emosional itu dilakukan pada Kamis (7/8) oleh Rektor UMRAH, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc dan Pembantu Rektor I UR, Prof. Aras Mulyadi, DEA, mewakili Rektor Unri, Prof. Dr Ashaludin Jalil MS bertempat di lantai 4 gedung rektorat UR di Pekanbaru.

Kesepakatan yang berdurasi lima tahun ini bertujuan untuk memberikan kemudahan mobilitas bagi pengajar dan mahasiswa di kedua perguruan tinggi. Kolaborasi kedua kampus ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan kemudahan dalam proses pembangunan kampus masing-masing.

Rektor UMRAH, Prof. Syafsir Akhlus menuturkan kalau kerjasama dengan UR ini sangat mutlak dilakukan. Karena kedua kampus ini punya ikatan batin yang kuat walau berbeda provinsi. UMRAH yang baru berdiri 7 tahun tentu membutuhkan bantuan secara teknis maupun sumberdaya manusia supaya dalam waktu yang tidak lam,a mampu mengejar untuk  sejajar dengan universitas lainnya.

Sebetulnya UMRAH sudah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, namun secara formal dengan UR yang bertetangga langsung malah belum. inilah alasan yang melatarbelakangi proses kerjasama ini. Prof. Akhlus menuturkan, saat pertemuan membahas SBMPTN kemarin, dia sempat menemui Rektor UR untuk memohon agar UR dapat bekerjasama dengan UMRAH

Jenis kerjasama yang akan dilakukan kedua belah pihak cukup luas. Pengajar di Unri dari berbagai bidang keilmuan bisa mengembangkan ilmu mereka di Kepri.  Mobilitas mahasiswa dan pengajar akan dimudahkan, sehingga terjadi proses transfer pengetahuan antara kedua belah entitas kampus. “Kami juga membuka undangan pada kawan-kawan di UR jika ingin melakukan penelitian di Kepri, akan kami bantu semaksimal mungkin,” ujar Prof. Akhlus. (umrah.ac.id/riaupos/tribunpekanbaru) 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here