Rektor UMRAH, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc berbincang dengan mahasiswa peserta Kukerta selepas seremoni pelepasan. f.Adi Pranadipa/umrah.ac.id
Rektor UMRAH, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc berbincang dengan mahasiswa peserta Kukerta selepas seremoni pelepasan. f.Adi Pranadipa/umrah.ac.id
Rektor UMRAH, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc berbincang dengan mahasiswa peserta Kukerta dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)  selepas seremoni pelepasan. Rektor berpesan supaya Dosen juga jadikan kukerta sebagai ajang  solusi bagi  problem yang dialami di masyarakat.  f.Adi Pranadipa/umrah.ac.id

Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc melepas 1083 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di Halaman Kampus Dompak Tanjungpinang, Sabtu (16/8).

Pada tahun ini mahasiswa Kukerta Umrah akan melaksanakan Kukerta selama satu bulan di lima kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau. Seperti Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kota Batam, Kabupaten Karimun, dan Kabupaten Lingga.

Di hadapan mahasiswa Rektor menekankan kepada mahasiswa untuk membuat sebuah perencanaan yang matang sebelum melaksanakan program kerja selama Kukerta. Supaya manfaat dari program tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Selalu konsultasikan (program) dengan dosen pembimbing. Karena indikator keberhasilan Kukerta salah satunya dapat dilihat dari seberapa besar manfaat yang telah diberikan,” ujarnya.

Terakhir rektor berpesan, mahasiswa peserta Kukerta dapat selalu menjaga nama baik Almamater Umrah serta selalu menunjukkan sikap penuh tanggung jawab terhadap kewajibannya sebagai mahasiswa.

“Tunjukkan komitmen dan tanggung jawab sebagai mahasiswa Umrah, yang merupakan universitas terbaik di Provinsi Kepri,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua LP3M Umrah Fatahurazak melaporkan, pada pelaksanaan Kukerta tahun ini sebanyak 1083 mahasiswa yang ada di lima fakultas di Umrah yaitu FIKP, FKIP, FE, FISP, dan FT.

Dengan rincian peserta dari FE sebanyak  223 mahasiswa. FIKP 127 mahasiswa, FKIP  136 mahasiswa, Fisip 484 mahasiswa, dan  Teknik sebanyak 103 mahasiswa.

Fatahurrazak mengatakan, ada 60 desa/kelurahan yang berada di lima kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau yang menjadi tempat dilaksanakannya kegiatan Kukerta pada tahun 2014 ini.

1083 orang mahasiswa tersebut tersebar di Kota Tanjungpinang sebanyak 139 mahasiswa, Kabupaten Bintan 543 mahasiswa, Kota Batam 254 mahasiswa, Kabupaten Karimun 90 mahasiwa, dan Kabupaten Lingga 57 mahasiswa.

Risa, Mahasiswa FKIP menuturkan kepada umrah.ac.id kalau kukerta adalah sebuah tantangan bagi dirinya. “Selama ini hanya belajar mencari ilmu dan sekarang apa yang telah dipelajari harus bisa saya salurkan kepada masyarakat dan membantu program-program apa yang belum terselesaikan di masyarakat.Dengan didukung kelompok saya yg terdiri dari berbagai jurusan saya yakin dan optimis,insya allah pasti bisa”.ujarnya [txr]

Posted from WordPress for Android

Edited by : Adi Pranadipa/ICT UMRAH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here