Tanjungpinang- Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia melalui Direktorat Jendral kerjasama ASEAN bekerjasama dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menaja Sosialisasi yang bertajuk  “Menuju Komunitas ASEAN 2015” pada Kamis, (11/9), bertempat di Auditorium Kampus Dompak.

Rektor UMRAH, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc dalam sambutan saat membuka acara Sosialisasi ini menyampaikan bahwa Kepri merupakan salah satu daerah yang Strategis pada saat berlakunya komunitas ASEAN 2015 karena Kepri berbatasan dengan Negara ASEAN. Selain itu juga karena aspek historis dan sangat dekat dengan Singapura dan Malaysia. Dengan Sosialisasi ini Rektor mengharapkan mahasiswa supaya aktif bertanya karena materi yang diberikan sangat berguna untuk menyiapkan diri mahasiswa UMRAH menghadapi  Komunitas ASEAN 2015 yang akan berlaku dalam hitungan bulan saja.

Dalam Sosialisasi yang dipandu oleh Dosen Jurusan Ilmu Administrasi Negara FISP UMRAH, Alfiandri, Sekretaris Dirjen Kerjasama ASEAN, Iwan Suyudi Amri selaku Narasumber mendukung apa yang disampaikan Rektor UMRAH tadi di awal, bahwa Kepri memiliki nilai strategis dan spesial dalam menuju Komunitas ASEAN 2015. Dalam pemaparan awalnya Iwan menyampaikan bahwa Indonesia sendiri menjadi bagian dari Komunitas ASEAN bukan karena ditarik negara lain, tetapi karena merupakan Bagian dari Diplomasi dan kebijakan Luar Negeri.

Iwan lalu menyitir apa yang dikatakan oleh Raja Ali Haji dalam Bustan Alkatibin, “Dengan kalam, selaksa pedang tersarung kembali”. Menurut Iwan, bait ungkapan ini sangat sesuai untuk menggambarkan Diplomasi dan Kebijakan luar Negeri Indonesia. “Diplomasi dan Politik luar negeri sangat sesuai karena merupakan kontra dari perperangan” ujar Iwan.

Kerjasama ASEAN itu adalah wujud paling terkini dari apa yang disampaikan oleh Raja Ali Haji berabad-abad silam. “Bahwa Raja Ali Haji sudah memiliki visi yang jauh kedepan, bahwa ditengah kehidupan modern di dimana globalisasi semakin intens, hidup berdampingan secara damai  dengan mendayagunakan pemikiran yang baik  adalah pilihan dibanding  mengikuti cara-cara primitif dengan kekerasan” Ungkap Iwan.

Lanjutnya kemudian, Visi Integrasi kawasan ASEAN ini merupakan perwujudan dari Pandangan Indonesia sebagai bagian pendiri ASEAN. Komunitas ASEAN ini nantinya akan terdiri dari tiga komunitas, ASEAN Economic Community (AEC), ASEAN Political Security Community (APSC), dan ASEAN Socio Cultural Community (ASCC).

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Rektor I, Prof. Dr. Firdaus LN, M.Si, Wakil Rektor II, Hery Suryadi, M.Si., serta Dekan FIKP UMRAH(dip)

 

Sila Ditanggapi

Sila Ditanggapi