Presiden setujui percepatan penegrian UMRAH

SBY Instruksikan Mendiknas untuk meninjau kelengkapan persyaratan penegrian

RumgaKepres

Momentum kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Tanjungpinang, Kepulauan Riau , Jum’at (25/2), dimanfaatkan Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani untuk menyampaikan perihal progres penegrian Universitas Maritim Raja Ali (UMRAH) kepada presiden .

Dalam Sambutannya Gubernur Kepri menyampaikan kepada hadirin dan presiden beserta rombongan bahwa, Proses Penegrian UMRAH kini telah memasuki tahap akhir yang ditandai dengan telah diserahkannya aset tanah gedung beserta SDM ke Pemerintah, melalui Kementrian Pendidikan Nasional yang disaksikan oleh Fasli Djalal, Wakil Mendiknas akhir Januari 2011.

“Kami minta Bapak Presiden mempercepat penegerian UMRAH, karena untuk menuju proses penegerian kita sudah melengkapi administrasi dan aset UMRAH yang telah diserahkan ke pada Kemendiknas akhir januari lalu. Dalam kesempatan ini kami mengharapkan UMRAH bisa menjadi Universitas Negeri”, ujar Sani kepada SBY di sela-sela sambutannya.

“Saya berharap kepada Presiden supaya sungguh-sungguh memperhatikan keinginan masyarakat Kepri agar Daerah ini memiliki Universitas Negeri”  tambahnya.

Presiden SBY memberikan sinyal positif saat menanggapi apa yang disampaikan oleh Gubernur Kepri dalam sambutannya.

“Mengenai Penegrian umrah pada prinsipnya saya menyetujui  percepatan penegrian, namun saya akan menginstruksikan kepada Mendiknas untuk melaporkan kepada saya sejauh mana Kelengkapan Administrasi dan Aset yang telah diserahkan kepada Pemerintah” kata SBY di sela-sela Sambutannya menanggapi apa yang disampaikan Gubernur Kepri kepada Dirinya dan hadirin yang hadir memenuhi Gedung Daerah.

Dalam kesempatan terpisah,  Pembantu Rektor II UMRAH, Prof. Mohammad Zen mengatakan bahwa sempena telah diserahkan aset UMRAH ke Kemendiknas, selanjutnya akan diproses oleh Kementrian Keuangan dan MenPAN untuk selanjutnya diteruskan prosesnya hingga ke  Sekretariat Kabinet untuk mendapat tanda tangan Presiden. (dip)

 

Sila Ditanggapi

Sila Ditanggapi