Prodi Ilmu Hukum UMRAH gelar UMRAH Law Competition

Dompak  (umrah.ac.id)- Kompetisi Ilmiah antar program studi Hukum antar Universitas se-kepulauan Riau, UMRAH law Competition (ULC) yang ditaja oleh Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISP) Universitas Maritim Raja Ali Haji, resmi dibuka oleh rektor UMRAH, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc bertempat di Auditorium Kampus UMRAH Dompak, Senin(25/5/2015). Acara ini diikuti oleh Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum dari Universitas Putra Batam, Universitas Internasional Batam, serta Universitas Riau Kepulauan.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Drs. H. Son Haji dalam sambutannya  di hadapan Rektor, Wakil Rektor I, Dekan FT, FE serta peserta, memberikan apresiasi mendalam kepada Program Studi ilmu hukum yang telah menyelenggarakan acara ini. “Acara ini  merupakan fondasi bagi Kegiatan-kegiatan lain yang akan dilakukan oleh FISP UMRAH pada Oktober nanti, seperti Pekan Ilmiah FISP UMRAH,sebuah kompetisi Ilmiah yang diisi juga dengan pelbagai kegiatan seminar Nasional maupun Internasional” Kata Son Haji.

“Kegiatan yang ada dalam ULC ini seperti debat hukum, kompetisi peradilan semu, diharapkan tidak hanya sekedar kompetisi biasa” ujarnya. Menurutnya ajang ini harus dijadikan media pembelajaran bagi siapapun yang terlibat. Dikatakannya banyak lulusan Ilmu hukum di Indonesia yang telah berhasil menegakkan hukum, tapi tidak menegakkan keadilan. “Para peserta yang terlibat kedepannya diharapkan tidak hanya mampu menegakkan hukum, tapi juga keadilan” ujar Dekan FISP UMRAH ini.

Momen yang baik ini merupakan awal bagi program studi Ilmu Hukum UMRAH kedepan. “Mohon doa restu agar Program Studi Ilmu Hukum kedepan dapat ditingkatkan menjadi Fakultas tesendiri, Fakultas Hukum untuk kebesaran UMRAH” Kata Son Haji mengakhiri Sambutannya yang kemudian disambut tepuk tangan bergemuruh dari seisi ruangan auditorium.

Usai Dekan FISP, tibalah waktunya bagi rektor UMRAH, Prof. Akhlus untuk memberikan Kata Sambutan dan membuka secara resmi.  Sesaat sebelum menyampaikan sambutan, Prof. Akhlus mempersilahkan para kontingen dari masing-masing Universitas untuk berdiri sehingga para hadirin dapat jelas mengenal siapa saja tim yang akan bertanding.

Dalam sambutannya, Prof Akhlus mengharapkan event ULC ini dapat berlangsung terus menerus, sekurang-kurang setahun sekali. Kemudian Guru besar Kimia ITS ini menyampaikan beberapa bait pantun yang isinya berisikan petikan gurindam dua belas.

Mendayung sampan ke pulau penyengat, sampai di penyengat sampan diikat; Hukum adil atas rakyat, tanda raja mendapat inayat” begitu bunyi pantun yang disampaikan oleh Prof. Akhlus.

“Jauh sebelum Indonesia merdeka, di gurindam dua belas sudah tertulis bagaimana seharusnya hukum itu harus ditegakkan” Jelas Prof. Akhlus.

Menurutnya, Dari gurindam tersebut, jika Pemimpin itu menerapkan hukum yang adil terhadap rakyatnya maka pemimpin itu akan memperoleh inayat atau pertolongan dari tuhan. Dalam hal ini  kalau objek hukum itu adalah rakyat.

“Kami berharap UMRAH mampu memberikan dimensi baru dalam pembelajaran hukum, lebih mengutamakan keadilan dalam menghasilkan juara dalam kompetisi ULC ini” ujar Rektor.

Rektor juga menyampaikan bahwa Prodi Ilmu hukum ini harus memiliki ruhnya dan ciri khas sendiri, selari dengan apa yang disampaikan oleh orang tua dulu pada masa silam, selaras dengan gurindam dua belas. Rektor sedikit mengkritik penamaan judul ULC yang menggunakan bahasa inggris.

“Karena Bahasa melayu dulu sebagai lingua franca yang digunakan dalam bahasa global, dimana dipakai dalam interaksi pedagang nusantara dengan pedagang luar, semestinya dicari padanan kata dalam bahasa melayu untuk judul kegiatan ini, tapi tak apa untuk pertama kali” Kritik rektor.

Usai menyampaikan kata Sambutan, Prof. Akhlus didaulat panitia untuk membuka secara simbolis acara UMRAH Law Competition dengan memukul gong dengan didampingi oleh Wakil Rektor I, Dekan FT, Dekan FE, Dekan FISP, serta Ketua Program Studi Ilmu hukum, Dr. Oksep Adhayanto. Selanjutnya menjadi giliran Wakil rektor I, Prof. Firdaus LN untuk mengalungkan tanda nama peserta kepada perwakilan kontingen tiap Universitas.

Usai prosesi pembukaan, seisi auditorium dihibur oleh penampilan Teater Makyong yang dibawakan oleh Sanggar Makyong Muda jalan kuantan Tanjungpinang.(adi pranadipa/umrah.ac.id)

Sila Ditanggapi

Sila Ditanggapi