Tanjungpinang (RM)– Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia tanggal 5 Juni yang lalu, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) ikut serta bersama Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Kepulauan Riau dalam mengadakan aksi bersih laut dan pantai yang diadakan di anjung cahaya tepi laut, Sabtu (6/6).

Kegiatan ini dimulai pada pukul 07:30. Kegiatan diadakan  di 4t titik lokasi yang berbeda yaitu   tepi laut, Pulau Penyengat, pelantar dua KUD dan di kampung bugis, Senggarang. BLH dalam kerjasamanya dengan UMRAH mengajak untuk peduli terhadap lingkungan dengan mengangkat tema “Seven Billion Dreams One Planet Consume With Care”.

Rektor UMRAH Prof. Dr. Syafsir Akhlus., M.Sc. dan wakil Rektor I Prof. Dr. Firdaus L.N., M.Si. turut hadir dalam kegiatan ini. Peserta yang diikutsertakan sebanyak 75 mahasiswa dan 25 panitia. Dua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UMRAH yaitu Resimen Mahasiswa (Menwa) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mahapala) juga turut serta menjadi Koordinasi Lapangan dalam kegiatan ini. Selain itu juga hadir angkatan laut korps marinir, petugas kebersihan kota, BLH kota dan masyarakat.

Selain bersih-bersih dan gotong royong bersama, BLH juga mengadakan lomba fashion show tingkat Taman Kanak-kanak (TK) dengan menggunakan kostum daur ulang sampah yang diikuti oleh 25 peserta, lomba berbalas pantun dan lomba foto tentang lingkungan.

Hengky sebagai panitia pelaksana mengatakan,”Saya rasa untuk di tahun depan akan dilakukan di Bintan, karena Bintan memiliki pesisir yang banyak, tentunya juga akan melibatkan masa yang banyak, dalam hal ini kita rasa juga akan ramai masyarakatnya.”

“Saya juga berharap mahasiswa ada ide atau gagasan terhadap sampah ke depannya, bagaimana untuk mengolah sampah sehingga orang akan berdatangan untuk mencari sampah karena menghasilkan uang, bukan menjadikan sampah sebagai masalah,” lanjutnya.

Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP), Bustami menambahkan,”Setiap orang seharusnya komitmen terhadap kebersihan lingkungan, intinya setiap orang harus sadar akan sampah, bukan masalah penyelesaian tapi masalah kebiasaan yang sering membuang sampah sembarangan.”

“Jadi yang harus kita lakukan adalah memungut sampah bukan meningkatkan membuang sampah, serta menyadarkan agar tidak membuangnya sembarangan, Maka dari itu masyarakat harus bisa karena terbiasa,” tambahnya.

Yessi Veronica, koordinator lapangan dari mahapala mengatakan bahwa kegiatan yang diadakan oleh BLH ini bagus, “namun tidak hanya pada saat hari-hari seperti ini saja kita peduli terhadap lingkungan, setidaknya dari acara ini minimal kita sadar untuk menjaga lingkungan yang dimulai dari diri sendiri” .

“Kedepannya saya harap kegiatan ini terus diadakan dengan tema dan tempat yang berbeda. Saya juga berterima kasih karena sudah melibatkan UMRAH dalam kegiatan aksi lingkungan ini,” ujar Yessi (Karmini/Risalah Maritim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here