Rektor UMRAH ikut Berpartisipasi di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

0
24

Pulau Penyengat  (RM) – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Kepulauan Riau, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), BLH Kota Tanjungpinang dan Korps Marinir Angkatan Laut Tanjungpinang memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 05 Juni 2015, acara ini dilaksanakan di kawasan tepi laut Anjung Cahaya, Sabtu (06/6).

Keikutsertaan UMRAH yang merupakan kalangan akademik adalah salah satu betuk peran-serta dan kepedulian kampus negeri ini terhadap lingkungan. Kegiatan ini diupayakan agar  seluruh kalangan masyarakat harus turut peduli dengan kebersihan lingkungan.

Pada kesempatan ini, Rektor UMRAH, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc. mengatakan bahwa beliau sangat prihatin melihat sampah yang begitu banyak bertumpuk di kawasan pantai Pulau Penyengat dan perilaku buruk masyarakat yang membuang sampah ke laut. Masyarakat seakan tidak peduli dengan kebersihan lingkungan sehingga masyarakat tidak memikirkan dampak yang akan terjadi dari perilaku buruknya tersebut. Beberapa diantara dampaknya tersebut adalah fungsi lumpur yang awalnya menghidupi laut ini akan berkurang karena banyaknya sampah yang bercampur dengan lumpur, dan berkurangnya ikan yang ada dilaut.

Selain itu, rektor UMRAH juga berharap dengan dilakukan kebersihan ini, masyarakat bisa sadar dan berprilaku baik, yaitu menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya, supaya kehidupan untuk kedepannya menjadi lebih baik.

Dalam kegiatan tersebut, para partisipan tampak sangat antusias dalam melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan. Kegiatan yang dilaksanakan serempak di 4 tempat ini berjalan lancar dan mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat setempat.

“Semoga kegiatan yang dilakukan ini dapat menginspirasi masyarakat setempat untuk selalu peduli dengan kebersihan lingkungan sekitarnya, maka para akademisi baik dosen maupun mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan  bersih laut ini dapat melihat langsung permasalahan kebersihan lingkungan dan bisa melihat kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah ke laut,” papar Hengki Irawan selaku ketua panitia. (Junanda Kurniawan/Risalah Maritim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here