img-20160926-wa0028

Tanjungpinang-umrah.ac.id- Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UMRAH menggelar Workshop bertajuk  “Prospek Industri Maritim dan Pengembangan Kewirausahaan Kepulauan Riau” bertempat di Hotel Comfort Km 10 Tanjungpinang, Senin (26/9). Salah satu pengusaha nasional asli Kepri di bidang maritim Hengky Suryawan didapuk menjadi narasumber.

Di hadapan audiens dosen dan mahasiswa, pengusaha yang berjuluk Raja Kapal ini menggunakan kesempatannya untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam industri khususnya di bidang maritim.

Antusiasme audiens sangat kentara begitu mendengarkan paparan Hengky. Yang menarik,  pengusaha kapal sekaligus anggota veteran RI ini tak segan-segan mengisahkan bagaimana usaha suksesnya dirintis dari nol.

“Saya ini anak nelayan, sekolah juga tidak tamat, tapi karena yakin dengan usaha keras pada akhirnya saya mampu meraih pencapaian seperti hari ini,” ungkap  bos PT. Bahtera Bestari Shipping ini.  

Dikatakannya, perusahaannya saat ini sudah memproduksi lebih dari 100 buah kapal dengan berbagai jenis mulai tugboat, tongkang, kapal perintis bahkan kapal untuk tujuan wisata bahari diving (menyelam).

“Setelah Raja Ampat, sekarang 1 unit kapal  wisata diving  sedang dalam proses penyelesaian untuk dipakai di Natuna,” ujarnya.

Pengalaman  sukses Hengky di bidang maritim ternyata bukan tanpa tantangan. Di tengah kelesuan ekonomi yang menimpa sektor perkapalan, diakuinya saat ini ia termasuk yang masih bisa bertahan.

Hal ini tidak lain karena selama ini Hengky fokus mengakomodasi pasar domestik atau dalam negeri. Walaupun, dikatakannya, selama ini pesanan kapal produksi perusahaannya juga datang dari luar negeri, seperti India dan Bangladesh.

img-20160926-wa0018

Animo Mahasiswa Tinggi, Hengky Janjikan Kesempatan Magang

Dalam 3 jam pemaparannya, mahasiswa sangat antusias untuk bertanya dan menggali pengalaman dari Hengky Suryawan. Mulai dari komitmen Hengky untuk tetap berkontribusi dalam pengembangan hasil-hasil laut di Kepulauan Riau, pengembangan spirit wirausaha, bahkan sampai pada tips-tips membangun dan mengembangkan gagasan dan jejaring bisnis.

Yang tidak kalah menarik, Ketua Jurusan Manajemen FE UMRAH Firmansyah Kusasi melontarkan tawaran bagaimana UMRAH dapat mengakomodasi kontribusi pengusaha maritim seperti Hengky Suryawan.

Seperti peluang kebutuhan magang bagi mahasiswa jurusan manajemen. Bak gayung bersambut,  Hengky langsung mengiyakan dengan membuka kesempatan magang tersebut bagi UMRAH. “Saya bisa langsung jawab ya, saya siap tampung mahasiswa magang dari UMRAH,” tukasnya yang langsung disambut riuh oleh audiens.

“Kami beruntung mahasiswa hari ini bisa langsung mendengar materi tentang bisnis maritim dari praktisinya langsung,” ujar Firmansyah. Menurutnya, kompetensi akademis mahasiswa tidak semestinya hanya mengandalkan teori-teori yang diterima di bangku kuliah, namun juga kombinasi dari pengalaman praktis para pelaku usaha.

Hengky sendiri sangat antusias dan terbuka melayani pertanyaan-pertanyaan dari mahasiswa. Di hadapan mahasiswa Jurusan Manajemen FE UMRAH, Hengky menegaskan petuahnya tentang manajemen. ” Manajemen itu segala-galanya, manajemen diperlukan sebagai kontrol hidup, ” tukas Hengky di akhir acara. (FE UMRAH/JUR-MJM)

img-20160926-wa0068

img-20160926-wa0069

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here