24 Mahasiswa terbaik UMRAH Ikuti Ekspedisi Nusantara Jaya 2017

0
228

Tanjungpinang- umrah.ac.id – 46 perguruan tinggi di Indonesia dipastikan ambil bagian dalam Kegiatan Nasional Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Maritim (KEMENKO MARITIM) Republik Indonesia.

Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Kepulauan Riau adalah salah satu dari 46 perguruan tinggi tersebut yang ikut berpartisipasi.

Mentor ENJ 2016 KEPRI sekaligus koordinator UMRAH ENJ 2017, Mulyadi, menyampaikan bahwa sudah terpilih 24 orang mahasiswa terbaik dari lima Fakultas  sebagai delegasi dari UMRAH yang akan ambil bagian dalam Ekspedisi Nusantara Jaya Tahun 2017.

Hal ini disampaikannya via telepon kepada PERS Risalah Maritim UMRAH di sela-sela kesibukan mempersiapkan administrasi peserta ENJ 2017, Sabtu (27/05/2017).

“Mereka-mereka ini adalah para mahasiswa yang telah lulus beberapa tahapan seleksi. Pada saat pendaftaran, terkumpul 52 orang mahasiswa yang antusias ingin mengikuti program ini. Setelah melalui tahapan seleksi administrasi kemudian mengerucut hingga tahapan wawancara, ternyata hanya 24 orang yang berhasil. Tentunya seleksi ini melibatkan alumni ENJ tahun sebelumnya” ujar Mahasiswa FIKP UMRAH ini.

24 orang Mahasiswa delegasi UMRAH pada Ekspedisi Nusantara Jaya 2017

Para peserta ENJ 2017 akan menggunakan Kapal Perintis dengan mengusung empat program yaitu Ekonomi Kreatif, Kesehatan, Lingkungan dan Pendidikan.

Jeda waktu kegiatan ini selama 21 hari disinergikan dengan Program Kerja Lapangan (PKL) masing masing perguruan tinggi.

Mulyadi juga mengatakan bahwa lokasi dalam kegiatan ENJ 2017 akan diarahkan sesuai Visi dan Misi KEMENKO MARITIM. Tentu akan diselaraskan dengan Visi dan Misi UMRAH .

Sasaran lokasi kegiatan ini adalah wilayah perbatasan Indonesia, tepatnya di pulau-pulau terpencil yang minim akses dari pemerintah, bahkan tidak terjangkau sama sekali.

“Wewenang dari KEMENKO MARITIM RI sudah dilimpahkan ke kita untuk menentukan sendiri lokasi ENJ UMRAH, dan kita sudah rapatkan dengan para peserta ENJ 2017. Keputusannya adalah kita akan berlayar ke kawasan yang berdekatan dengan wilayah Terpencil, Terluar, dan Tertinggal (3T) yaitu Kabupaten Natuna. Untuk sementara ini, Insya Allah lokasi pengabdian akan dipusatkan di Pulau Laut, Kabupaten Natuna.” ujar Imul.

Soal  penetapan waktu belum bisa ditentukan saat ini karena harus disinkronkan dengan kalender akademik UMRAH, sebab kegiatan ini memakan waktu yang lama. Pihak kementerian sendiri memberi waktu antara bulan Juli hingga oktober 2017 dalam pelaksanaannya.

Alumni Peserta ENJ 2015 ini juga menyatakan bahwa kegiatan ini akan sangat bermanfaat untuk seluruh elemen masyarakat, peserta ENJ, dan bangsa Indonesia pada umumnya.

“Gagasan poros maritim jangan sekedar slogan saja, harus diimplementasikan dan dirasakan oleh semua pihak. Sebagai mahasiswa harus memiliki kontribusi yang penuh untuk Republik ini. Saya yakin Ekspedisi Nusantara Jaya tahun ini mampu menjawab tantangan Poros Maritim itu, tidak hanya di UMRAH, tapi seluruh pihak yang telibat mulai dari Mahasiswa maupun Pemuda akan merasakan manfaatnya yang berkelanjutan” Tegasnya.

Dia berharap kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan apa yang direncanakan dan pihak pemerintah daerah maupun perguruan tinggi bisa mendukung program ini seutuhnya.

“Secara pribadi, saya ingin UMRAH atau Pemprov Kepri bisa memfasilitasi kami nanti jika ada kendala saat didalam persiapan maupun pelaksanaan ENJ, Karena kita semua ingin kegiatan nasional ini bisa menjadi bahan evaluasi pemerintah terhadap kawasan perbatasan agar pemerintah bisa memberikan perhatian yang lebih dalam kebijakan selanjutnya. Nanti hasilnya akan kita publikasikan” Ujar Imul menutup pembicaraan.(Mahadiansar/PERS Risalah Maritim UMRAH)

Pewarta : Mahadiansar (Risalah Maritim)

Editor Teks : Adi Pranadipa (Pengelola Web UMRAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here