Makassar, umrah.ac.id – Sampah plastik sudah menjadi persoalan serius dan isu global serta merupakan bagian masalah lingkungan. Indonesia bahkan peringkat kedua di dunia sebagai negara penghasil sampah plastik yang menjadi limbah di Laut setelah Tiongkok.

Persoalan tersebut menjadi tajuk International Symposium On Marine Debris Solution yang ditaja oleh Kementerian Ristekdikti, Kementerian Koordinator Kemaritiman, dan Universitas Hasanudin di Hotel Swissbell Makassar (9/8/2017).

Simposium Internasional ini merupakan rangkaian Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) ke-22 di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) UMRAH, Dr. Agung Dhamar Syakti menjadi salah satu speaker di simposium internasional yang dibuka oleh Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan.

Dalam presentasinya, Dr. Agung Dhamar Syakti menyampaikan bahwa sampah plastik di laut (Marine Plastic Debris) juga menyebabkan pencemaran ikutan yang jauh lebih berbahaya.

“Dalam riset kolaborasi antara UMRAH, UNSOED dan AIx Marseille Perancis, kami menemukan dua kelompok senyawa yang berbahaya, yaitu PAHs dan PCBs  yang terbukti terjerap pada permukaan plastik di lokasi riset di perairan pantai Cilacap dan Segara Anakan” papar Agung.

Lanjutnya kemudian, “Konsentrasi cemaran ikutan (co-pollution) ini malah sampai 300 kali lebih tinggi dari konsentrasi yang ditemukan di Pasific Utara”

“Untuk di wilayah Kepri sendiri, kami di UMRAH akan melakukan kajian tentang pencemaran plastik di Kepri dengan mengobservasi remahan plastik pada organ pencernaan ikan dan melihat efeknya pada ikan pada level jaringan (histolog) sampai ke kerusakan DNA” Ujar peraih anugerah Prix Mahar Schützenberger ini

Selain menjadi speaker pada Simposium Internasional Marine Plastic Debris, Agung juga mewakili UMRAH pada agenda lain dalam rangkaian HAKTEKNAS, Rapat koordinasi Lembaga Riset dan Perguruan Tinggi Kelautan untuk Pembangunan Kemaritiman Indonesia.(dip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here