Jakarta – Universitas Maritim Raja Ali Haji(UMRAH) dan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, sepakat menjalin kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Perjanjian kerja sama ditandatangani Rektor UMRAH, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc, dan  Kepala Lembaga Biologi Eijkman, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Amin Soebandrio, dr., Ph.D., SpMK (K), di Jakarta, Rabu (11/10/2017).

“UMRAH dapat menjadi mitra lembaga Eijkman untuk menemukan dan mengembangkan obat dan bahan baku aktif bidang kesehatan yang berasal dari kekayaan maritim, khususnya dari kawasan kepulauan Riau” ujar Rektor UMRAH usai penandatanganan kerja sama.

Penandatanganan MOU antara UMRAH dan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Ristekdikti.

Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan membuka peluang baru bagi umrah untuk mengembangkan riset dan teknologi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

Sebagai tindak lanjut dari Kerjasama Kemitraan ini akan segera diwujudkan dengan membentuk Research Group antara UMRAH dan Lembaga Eijkman. 

Lembaga Biologi Molekuler Eijkman atau lembaga Eijkman adalah lembaga penelitian biologi molekuler berstatus satuan kerja dibawah naungan kemristekdikti. Nama lembaga eijkman dipakai untuk menghromati Crishtian Eijkman, peneliti kebangsaan Belanda yang menjabat direktur pertama sekaligus penerima nobel bidang kedokteran tahun 1929.(ron/humas)

Penulis : Muharroni/Humas
Editor : Adi Pranadipa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here