Batu 10 – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menggesa penyelesaian borang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) untuk menyambut assesment oleh Assesor AIPT  dari Badan Akreditasi Nasional perguruan Tinggi (BAN-PT) pada kuartal pertama 2018.

Penyelesaian Borang AIPT UMRAH dituangkan dalam kegiatan karantina tim AIPT UMRAH yang digelar mulai dari Rabu (06/11/2017) hingga Jum’at (09/11/2017) bertempat di hotel Comfota Tanjungpinang.

Total ada 25 Orang anggota Tim AIPT UMRAH yang berasal dari lintas Unit Kerja dengan komposisi Tenaga Kependidikan dan Dosen yang akan bekerja secara instensif untuk menggesa penyelesaian Borang AIPT UMRAH untuk kemudian dilanjutkan proses Submit secara Online ke BAN-PT melalui Aplikasi SAPTO.

Salah Satu Anggota Tim AIPT yang juga dosen FKIP, Satria mengatakan kepada umrah.ac.id bahwa dalam penyusunan borang AIPT ini akan dijumpai perubahan visi UMRAH yang dibidangi oleh Tim 1.

“Dalam Borang AIPT ini kita menarasikan dua Visi UMRAH. Pertama visi yang sedang berjalan “Menjadi Universitas Terkemuka di Indonesia berbasis Kemaritiman” dan Visi UMRAH yang baru, seiring berjalannya waktu UMRAH butuh sesuatu hal yang lebih, tidak hanya sekedar berbasis kemaritiman, tidak hanya di Indonesia, tapi di tingkat global. Jadi Visi baru UMRAH hingga tahun 2040 adalah menjadi pusat unggulan riset dan budaya maritim yang berdaya saing Internasional tahun 2040” Jelas Satria.

Lanjutnya lagi, visi baru UMRAH ini juga sudah disahkan dan dirumuskan dalam perubahan Statuta UMRAH yang akan diajukan ke Kementrian Ristekdikti.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu Anggota Tim AIPT, Hj. Iranita yang akrab disapa Teteh menjelaskan tentang outcome yang diharapkan dari kegiatan karantina ini.

“Kegiatan Karantina ini menjadi persiapan akhir Penyusuan borang AIPT, rencananya akhir desember sudah dikirim secara online melalui SAPTO. Diharapkan Januari atau sebelum Maret sudah divisitasi oleh assesor” ujar Teteh

Diharapkan dengan tiga hari karantina ini semua hal mengenai pengisian Borang AIPT UMRAH sudah final. “Tahap final yang dimaksud itu seperti narasi sudah ada, dokumen pendukung sudah ada, hingga kesiapan menerima kedatangan assesor yang diperkirakan sebelum bulan maret 2018, harapannya tahun 2018 UMRAH sudah terakreditasi secara Institusi” pungkas dosen Prodi Manajemen FE UMRAH ini. (Adi Pranadipa/TIK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here