Pasoroan Herman menyampaikan materi Bisnis Maritim, Selasa(7/6) . foto.Adi Pranadipa

umrah.ac.id – Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi UMRAH, bekerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan Pimpinan Kolektif Wilayah KAHMI Kepulauan Riau menyelenggarakan  Seminar Pengelolaan Daerah Perbatasan Kepulauan Riau yang disejalankan dengan penyerahan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT Pelindo, Selasa (7/6) di kampus Fakultas Ekonomi UMRAH, Senggarang.

Seminar yang menghadirkan narasumber Pasoroan Herman Harianja, Direktur PUM PT Pelindo I, Dr. Harry Azhar Aziz, MA, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kepri dibuka oleh Gubernur Kepri, HM Sani.Tampil sebagai Moderator dalam seminar sehari tersebut Achmad Uzaimi, M.Si.Ak, Dosen  Program Studi Akuntansi UMRAH.

Dalam Paparannya Direktur PUM, PT Pelindo I, Pasoroan Herman Harianja meyampaikan bahwa Kepulauan Riau merupakan provinsi yang memiliki potensi besar dalam Bisnis Maritim. Kemudian ia meyampaikan apa saja yang sudah dikembangkan dan akan dikembangkan oleh PT Pelindo di Provinsi Kepulauan Riau.

Untuk Pulau Batam, Industri jasa maritim yang sudah dan akan dikembangkan  seperti Shipyard, ICT, Kabel bawah laut, pariwisata MICE dengan Cruise Ship serta Passenger Terminal , Industri Mesin kapal, Offshore, Coastal Structure Engineering,  Logistic Hub, Container Depo, FTZ KEK, untuk transportasi laut yg akan dikembangkan adalah Hub Ports serta Big Ports.

Untuk Daerah kabupaten Karimun, selain dermaga khusus serta Multi Ocean Shipyard yang paling berpotensi dikembangkan adalah jasa Ship to Ship Transfer, Oil Tanking, Lay up serta Anchorage.

Pulau Bintan dan Tanjungpinang  juga cukup ideal untuk jasa Ship to Ship Transfer, Oil Tanking, Lay up serta Anchorage.  Selain itu Offshore, Coastal Structure Engineering, serta untuk pariwisata seperti Cruise Ship, dan bisnis jasa pariwisata terkait dengan penumpang.

Sedangkan Natuna dan Anambas, sama-sama memiliki Sumber Energi dan Pertambangan di laut lepas, serta sama-sama memiliki potensi untuk Menjadi Pusat Industri Pengolahan perikanan, khusus Natuna juga berpotensi untuk dikembangkan jasa Ship to Ship Transfer, Oil Tanking, Lay up serta Anchorage.

“hanya saja Potensi besar tersebut saat ini belum digarap secara optimal, karena membutuhkan SDM Maritim yang memiliki keahlian khusus untuk mengelola bisnis maritim, saya berharap UMRAH kedepan dapat memfokuskan diri pada hal ini”. Kata Pasoroan Herman dalam Presentasinya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UMRAH Prof. Maswardi menyampaikan supaya PT. Pelindo juga menyerahkan Beasiswa Kepada UMRAH. Permintaan rektor tersebut kemudian ditanggapi oleh Pasoroan Herman, biasanya beasiswa Pelindo itu diasalurkan dalam bentuk CSR. Lalu ia menyarankan kepada rektor untuk menjalin hubungan kerja dengan para duta besar-duta besar supaya diberikan kemudahan beasiswa  bagi civitas akademika UMRAH untuk melanjutkan studi di Luar Negeri.(dip)

Sila Ditanggapi

Sila Ditanggapi