|
Selamat Datang di Website Umrah |
|
|
|
|
Written by admin
|
|
Saturday, 07 July 2007 16:54 |
|

Universitas Maritim Raja Ali Haji adalah cikal bakal universitas negeri yang terletak di wilayah Propinsi Kepulauan Riau, tepatnya di Kota Tanjung Pinang. Saat ini Umrah memiliki lima fakultas yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Kelautan dan Ilmu Perikanan (FIKP), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip), dan Fakultas Teknik. Dalam waktu dekat Umrah akan menambah sekitar 14 program studi baru yang disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan pasar kerja di Kepri. Saat ini Umrah terus menerus berupaya meningkatkan kualitas untuk bisa mencapai visi dan misinya yaitu menjadi universitas terkemuka yang bisa bersaing di tingkat internasional terutama di kawasan ASEAN. Dengan dukungan dari semua pihak terkait maka Umrah percaya hal itu dapat dicapai dalam waktu lima tahun ke depan. Saat ini kampus utama Umrah sedang di bangun di tanah seluas 40 hektare yang terletak di pulau Dompak Tanjung Pinang. Pulau ini merupakan pulau yang diproyeksikan sebagai pusat pemerintahan Propinsi Kepulauan Riau. Dengan berdirinya kampus Umrah di daerah ini diharapkan putra putri Propinsi Kepri yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi tidak perlu lagi harus kuliah ke luar daerah. Tapi cukup di Umrah sambil turut serta membangun negeri. |
|
Last Updated on Thursday, 13 August 2009 19:42 |
|
|
Pembangunan Ekonomi dan Institusi di Kepulauan Riau |
|
|
|
|
Written by admin
|
|
Monday, 29 June 2009 16:57 |
|
Oleh: Nuzul Achjar, PhD Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Kelahiran Letung Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas Berbicara tentang perekonomian regional Kepulauan Riau, setidaknya ada dua hal yang sering dijadikan sebagai trade mark yaitu: pertama, tentang potensi ekonomi maritim, mengingat 96 persen wilayah Kepulauan Riau terdiri dari lautan. Kedua, tentang kekuatan ekonomi Kepulauan Riau yang bertumpu pada pulau Karimun, Bintan, dan Batam. Dua kabupaten dan dua kota yang berada di tiga pulau ini ditempati oleh 86.5 persen penduduk anak negeri. Bagian terbesar dari penciptaan produk domestik regional bruto (PDRB) Kepulauan Riau (tanpa minyak dan gas bumi) berasal dari segitiga Batam-Bintan-Karimun.
Ditetapkannya Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan dan Karimun (BBK) makin memperjelas posisi tiga pulau ini sebagai pilar kekuatan ekonomi Kepulauan Riau melalui investasi dan ekspor. Perbincangan tentang prospek perekonomian Kepulauan Riau akan mempunyai keterbatasan tersendiri jika semata didekati dengan perspektif ekonomi ”neoklasik”. Menurut pendekatan ini, pertumbuhan ekonomi serta pemerataan hasil pembangunan ekonomi dapat dicapai jika faktor produksi yaitu tenaga kerja dan modal untuk investasi dapat bergerak menuju daerah tertentu jika memperoleh upah dan pendapatan modal yang lebih besar. Untuk itu diperlukan berbagai infrastruktur fisik dan sarana transportasi yang efisien. Jika prasyarat tersedianya infrastruktur ekonomi serta mekanisme pasar telah bekerja, adakah jaminan bahwa investasi dan tenaga kerja otomatis akan mengalir masuk, kemudian mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. |
|
Last Updated on Tuesday, 30 June 2009 22:07 |
|
Read more...
|
|
|
|
|
|
|
Page 3 of 5 |