TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, SE, MM Ex. Officio Ketua Umum Dewan Pertimbangan UMRAH menyatakan sikap mendukung dan memfasilitasi pengembangan Kampus UMRAH ke depan. Hal tersebut disampaikan dalam forum FGD Rapat Kerja Pimpinan dan Dewan Pertimbangan UMRAH bersama Gubernur Kepri di Kampus UMRAH Dompak. Rabu (2/6).

FGD tersebut diawali oleh pemaparan materi oleh Rektor UMRAH Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi, DEA terkait capaian dan rencana pengembangan UMRAH ke depan

Dari paparan tersebut ada beberapa poin yang menjadi perhatian khusus Gubernur Kepri dan jajaran Dewan Pertimbangan, diantaranya perluasan lahan kampus UMRAH, Hibah DED, Beasiswa, hingga Jenama Kemaritiman.

Menurut Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad terkait perluasan lahan UMRAH, ia akan menindak-lanjuti hal tersebut dengan mengundang UMRAH, untuk melakukan pembahasan internal antara UMRAH dan Pemerintah Daerah Kota Tanjungpinang serta Provinsi Kepri.

Hal tersebut dilakukan guna mengetahui data lahan yang tersedia dan bisa dimanfaatkan. “Jika wilayah Dompak tidak memungkinkan, maka bisa saja perluasan di wilayah lain yang lebih luas untuk UMRAH. Namun, diupayakan agar perluasan hanya pada satu wilayah saja”, ucap mantan Anggota DPR RI dapil Kepri itu

Selanjutnya terkait Hibah DED, menurutnya UMRAH perlu menyiapkan proposal yang akan diusulkan dan dirinya siap menjembatani UMRAH untuk dapat bertemu langsung kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian terkait.

“UMRAH perlu menyiapkan angka pasti pada DED perkembangan Sarpras UMRAH yang akan diusulkan. Dalam waktu dekat, saya akan mengajak Rektor untuk bertemu dengan Menteri Pendidikan untuk mendiskusikan DED yang diusulkan serta Menteri-menteri terkait”, jawab Gubernur pada Rapat Kerja itu.

Untuk Beasiswa, Ansar akan mendorong alokasi anggaran mendorong Beasiswa S3 agar dapat meningkatkan dan mempercepat akreditasi UMRAH sebagai upaya meng-upgrade Tenaga Pendidik atau Dosen di UMRAH pada Tahun 2022.

“Selain dari APBD, Beasiswa dapat kita raih dari CSR. Sebagaimana masukan dari Bapak Tengku Afrizal Dahlan (Wakil Ketua III DPRD Kepri) kita akan menyiapkan Perda tentang CSR agar memiliki kekuatan hukum yang terikat dan terukur dalam membangun pendidikan di Provinsi Kepri ini”, tambahnya.

Merespon jenama kemaritiman, Gubernur Ansar menyarankan agar UMRAH fokus pada satu atau dua Sekolah Vokasi, seperti Vokasi Nautika untuk para pelajar yang ada di Provinsi Kepri. Dirinya berharap kedepan industri kemaritiman dapat diisi oleh putra daerah.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kepri yang diwakili oleh Wakil Ketua III, dr. Tengku Afrizal Dahlan, MM mengatakan bahwa dirinya atas nama pimpinan DPRD Kepri mendukung penuh UMRAH untuk komunikasi intensif di Komisi IV DPRD Provinsi Kepri sehingga kebutuhan UMRAH dapat difasilitasi dan diperjuangan oleh DPRD Kepri.

Sesuai kapasitasnya sebagai Legislatif, dirinya akan mengusulkan agar dapat dibuatkan Perda tentang CSR yang dapat menjadi sumber Beasiswa dan Pengembangan Kampus UMRAH dan Kampus lainnya yang ada di Provinsi Kepri.

Merespon kebutuhan lahan kampus UMRAH, dirinya sepakat bahwa lahan kampus UMRAH harus ditambah lagi agar memenuhi jumlah minimal lahan yang dimiliki oleh Perguruan Tinggi Negeri yakni kurang lebih 40 Ha.

Pada forum itu dirinya juga optimis UMRAH dan Pemprov Kepri dapat bersinergi dengan baik. Sebab menurutnya Program Gubernur Ansar Ahmad sangat sejalan dengan Kampus UMRAH, terutama di bidang Kemaritiman.

Laporan oleh Rendi /Humas UMRAH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here