TANJUNGPINANG – Magister Ilmu Lingkungan (MIL) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menyambut kedatangan Mahasiswa pertukaran pelajar dari program mobility of IMT Atlantique’s Prancis di ruang Program Pasca Sarjana MIL lantai 2 Rektorat UMRAH Dompak. Jumat (24/2/2023).

Program Pertukaran Mahasiswa itu bertujuan untuk mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di bidang penelitian.

Program ini dapat mempererat hubungan sinergis antara Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan IMT Atlantique’s Prancis di bidang pendidikan terutama di bidang Ilmu Lingkungan.

Dr. Rumzi Samin, S.Sos., M.Si Direktur Pascasarjana UMRAH saat menyambut mahasiswa tersebut menuturkan bahwa UMRAH menawarkan program pembelajaran dan penelitian di bidang ilmu lingkungan yang akan dimentori langsung oleh Dr. Ani Suryanti, S.Pi., M.Si. dan Deny Nusyirwan, S.T., M.Sc.

Program riset yang ditawarkan oleh Magister Ilmu Lingkungan (MIL UMRAH) diantaranya:
1. Sustainable Livelihoods and Development
2. Spatial and Environmental Planning
3. Microbiology and Environmental Bioremediation
4. Management of Coastal Resources and Small Islands
5. Consrvation of Resources and Environment
6. AMDAL and Environmental Audit
7. Agroforestry Coastal Environment and Small Island Pollution Control

Pertukaran Mahasiswa ini akan berlangsung mulai dari tanggal 1 Februari 2023 hingga 31 Juli 2023 selama 1 semester,. Dr. Rumzi berharap dengan adanya program yang ditawarkan UMRAH, Mahasiswa asing dapat mendapatkan ilmu dan pengalamannya terutama di bidang kemaritiman.

Foto: Ariq/Humas UMRAH

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Akademik, Perencanaan, Kemahasiswaan dan Kerjasama UMRAH Ary Satya Dharma, S.Sos, M.Si. mengucapkan bahwa UMRAH dari bagian kemahasiswaan sudah menyediakan tempat untuk pertukaran mahasiswa baik itu Nasional dan Internasional.

“UMRAH sudah menyediakan operator untuk memberikan layanan asistensi program pertukaran mahasiswa baik itu Nasional maupun Internasional.” Ucapnya

“Kami sudah menugaskan para dosen untuk menggunakan bahasa Internasional, sehingga bisa memudahkan Mahasiswa Internasional untuk dapat memahami apa yang di paparkan saat perkuliahan berlangsung.” ujar Dr. Ani Suryanti.

(Ariq/Humas UMRAH)