Sampah Ancam Lingkungan Dompak, Mahasiswa UMRAH Suarakan Kepedulian dari Pesisir

TANJUNGPINANG — Permasalahan sampah di pesisir Pulau Dompak kembali mencuat ke permukaan. Mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) angkat suara melalui kegiatan observasi lapangan yang dilakukan sebagai bagian dari tugas mata kuliah Peraturan Perikanan dan Hukum Laut, dengan menyoroti kondisi pencemaran di sekitar Jembatan Dompak, Tanjungpinang.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (20/5) pukul 13.50 hingga 15.00 WIB ini difokuskan di wilayah RT 04 RW 01, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari. Dengan bimbingan dosen pengampu Falmi Yandri, S.Pi, M.Si., para mahasiswa menggali informasi langsung dari masyarakat, khususnya Ketua RT setempat, Abdul, untuk memahami asal-usul dan dampak dari akumulasi sampah yang kian mengkhawatirkan.

“Sampah ini bukan dari warga sekitar, melainkan terbawa arus dari daerah seberang sana, dari daerah lain,” ungkap Pak Abdul saat diwawancarai. Ia juga menambahkan, “Banyaknya itu sampah plastik rumah tangga.”

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sampah plastik sekali pakai dan limbah rumah tangga mendominasi pencemaran yang ada, menumpuk di sepanjang pesisir bahkan menyangkut di akar-akar mangrove. Selain mencemari keindahan kawasan yang berpotensi sebagai destinasi wisata bahari, pencemaran ini juga berdampak serius terhadap kelestarian lingkungan, terutama ekosistem mangrove dan biota laut di sekitarnya.

Dompak yang merupakan kawasan strategis sebagai pusat pemerintahan dan kawasan wisata unggulan, kini terancam mengalami degradasi lingkungan apabila pengelolaan sampah tidak segera dibenahi. Mahasiswa juga mencatat bahwa perubahan warna air laut disertai bau menyengat di sejumlah titik menjadi indikator nyata pencemaran yang terjadi.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kelompok 6 yang terdiri dari Thalia Nanda Ramadhani, Januar Albert Silvester H, Kheldiandi, Ester, M. Pandi, dan Rudolf Markiano. Mereka tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga menyusun analisis dan solusi berbasis studi pustaka untuk memperkuat hasil temuan di lapangan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UMRAH menunjukkan kepedulian serta peran aktif dalam menjawab persoalan lingkungan melalui pendekatan ilmiah dan pemberdayaan masyarakat. Humas UMRAH berharap bahwa hasil kajian ini dapat menjadi masukan berharga bagi pengambil kebijakan untuk mewujudkan pengelolaan lingkungan pesisir yang lebih berkelanjutan.

Kontributor: Elfa – UKM Risalah Maritim
Editor: Rendi A. Saputra – Humas UMRAH

Scroll to Top