TANJUNGPINANG – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (BEM KM UMRAH) bersama Organisasi Mahasiswa (Ormawa) UMRAH menggelar aksi sosial bertajuk “Satu Jam Tanjungpinang Bersih” di kawasan Tepi Laut, Tanjungpinang.
Kegiatan yang diprakarsai oleh Kementerian Aksi, Kajian, dan Propaganda (AKP) BEM KM UMRAH ini turut didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang. Puluhan mahasiswa dari berbagai Ormawa UMRAH terlibat langsung dalam aksi bersih-bersih yang berlangsung pada Minggu pagi. (29/6).
Aksi ini diawali dengan sesi pengarahan (briefing) singkat serta pembagian alat kebersihan kepada para peserta. Selanjutnya, para mahasiswa menyusuri area Tepi Laut untuk memungut sampah yang berserakan. Sampah yang telah dikumpulkan kemudian diserahkan kepada petugas DLH untuk dikelola lebih lanjut. Kegiatan ditutup dengan sarapan bersama sebagai simbol kebersamaan dan solidaritas antar peserta.
Frando Sipayung, Penjabat Menteri AKP BEM KM UMRAH selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi mahasiswa yang turut berpartisipasi. “Sebagai mahasiswa, kita jangan apatis dengan lingkungan sekitar. Lingkungan yang bersih akan membuat kita nyaman tinggal di kota ini,” ujarnya.
Senada dengan itu, Presiden Mahasiswa UMRAH, Randi Febriandi, menyatakan bahwa aksi ini memberikan dampak positif, tidak hanya bagi kebersihan lingkungan, tetapi juga bagi tumbuhnya kesadaran diri di kalangan mahasiswa. “Dengan turun langsung ke lapangan, kita belajar lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” tuturnya.
Randi juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak berhenti di satu kesempatan saja, melainkan akan menjadi agenda rutin mingguan yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat. “Kami berharap semua pihak, mulai dari dinas hingga masyarakat, dapat bersama-sama menjaga kebersihan demi terwujudnya Tanjungpinang yang bersih, nyaman, dan indah,” tambahnya.
Melalui aksi ini, mahasiswa UMRAH berharap dapat menginspirasi masyarakat luas untuk memulai langkah-langkah kecil yang berdampak besar terhadap lingkungan. Aksi “Satu Jam Tanjungpinang Bersih” menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari kampus dan menyebar ke seluruh lapisan masyarakat.
KONTRIBUTOR: M. Syafiq – BEM KM UMRAH
EDITOR: Rendi A. Saputra – Humas UMRAH