Tanjungpinang – Ada yang berbeda dengan Persiapan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMRAH Tahun 2019. KKN 2019 dengan tajuk yang diusung “Melalui KKN 4.0 UMRAH Membuat Desa Berdaya di Era Revolusi Industri 4.0” tentu menitik beratkan bagaimana elemen-elemen Revolusi Industri 4.0 diterapkan dalam pola KKN.

Terkait hal tersebut LP3M UMRAH menggelar Sertifikasi bagi Dosen Pembimbing Lapangan KKN 4.0 guna memberikan pelatihan terkait hal-hal yang akan dilaksanakan dalam KKN 4.0 tersebut. Rabu (3/7) di Ruang Serbaguna lantai 3 Rektorat UMRAH, Dompak

Hadir pada kegiatan Sertifikasi tersebut sebagai narasumber, Wakil Rektor I Prof. Dr. rer nat. H. Rayandra Asyhar, M.Si., Ketua LP3M UMRAH Dr. Viktor Amrifo, S.Pi, M.Si dan Sekretaris LP3M UMRAH Henky Irawan, S.Pi, MP, M.Sc

Prof. Ray, sapaan akrab Wakil Rektor I UMRAH menerangkan bahwa program KKN itu merupakan satu instrumen penting yang menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang utuh

“Baik hard skill maupun soft skill. hard skill diperoleh di bangku kuliah seperti teori-teori, konsep-konsep sesuai mata kuliah di bidangnya. Namun untuk soft skill itu lebih banyak diperoleh melalui pengalaman atau pembiasaan ditengah-tengah masyarakat, salah satunya ya melalui program KKN”. Terang Prof. Ray

KKN ini akan direvitalisasi di UMRAH ini. Artinya nanti di seluruh Prodi yang ada harus melaksanakan KKN. Disamping untuk berlatih KKN ini juga untuk menerapkan teori-teori di dalam real life di tengah-tengah masyarakat. Mahasiswa juga bisa mengembangkan potensi diri atau talenta diluar dari kompetensi utamanya sehingga Mahasiswa diharapkan bisa lebih arif, bijaksana, mampu melakukan problem solving dengan baik, memiliki kemampuan berpikir kritis (critical thinking), kemudian mereka dapat menghasilkan ide-ide baru (creative thinking) dari pengalaman bersama masyarakat mereka akan mengetahui potensi apa yang ada di masyarakat itu dan bagaimana mengelolanya.

“Dengan demikian Mahasiswa yang kita hasilkan itu adalah Mahasiswa yang ‘utuh’ dari sisi teori dia bagus dan dari sisi implementasi aplikasi juga mantap serta disisi lain soft skillnya juga bagus” harap Prof. Ray kepada para Dosen Pembimbing Lapangan KKN 4.0 UMRAH.

Pada Kesempatan yang sama secara parallel materi dilanjutkan ke narasumber lainnya, yakni Ketua dan Sekretaris LP3M UMRAH

“KKN ini akan terintegerasi dengan berbagai program dari instansi-instansi terkait dan kita akan bangun kemitraan yang lebih luas. Tidak hanya skup Provinsi saja, maka kita akan memperluas menjadi regional, nasional bahkan internasional”. Ujar Dr. Viktor Amrifo, S.Pi, M.Si kepada Dosen Pembimbing Lapangan KKN 4.0 UMRAH yang mengikuti kegiatan Sertifikasi DPL tersebut

Sekretaris LP3M UMRAH Henky Irawan mengatakan bahwa Hasil KKN 4.0 ini akan dijadikan sebagai bahan publikasi bersama oleh Dosen PL dan Mahasiswa

“Hasil KKN 4.0 ini akan dijadikan sebagai bahan publikasi bersama oleh Dosen PL dan Mahasiswa. Agar ada nilai tambah bagi DPL, sehingga diharapkan DPL itu betul-betul bertanggung jawab dalam membimbing. Jelas Henky

“Tidak hanya sekedar menghantar Mahasiswa KKN ke lokasi, namun di era revolusi industri 4.0 ini teknologi yang sudah jauh lebih maju, maka telah disiapkan konsep 4.0. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dapat memonitor melalui sistem komunikasi jarak jauh seperti Chatting, video call dan sebagainya”. Tambahnya

“Kemudian untuk pelaporan kita tidak lagi menggunakan kertas (paper less) melainkan dengan teknologi yang ada kita akan sampaikan laporan melalui laman Blog dan juga video promosi serta video laporan KKN. Tidak hanya sampai disitu, nantinya hasilnya akan kita tayangkan di kanal youtube UMRAH TV”. Terang Henky kepada peserta Sertifikasi.

Usai Zuhur, Sesi materi dilanjutkan dengan penyampaian bagaimana Teknis Blog dan Video Promosi yang disampaikan oleh Adi Pranadipa dari UPT Pusat TIK UMRAH.

Dalam materinya, Dipa panggilan akrabnya menyampaikan bahwa pola penggunaan Blog ini sebenarnya sudah diterapkan di KKN Kebangsaan 2016 dimana UMRAH menjadi tuan rumah.

“Dengan peningkatan infrastruktur Digital yang sudah dimiliki UMRAH, maka tahun 2019 ini KKN 4.0 dapat di fasilitasi dengan blog KKN yang akan dimiliki tiap Desa/kelurahan yang bisa diakses di laman kkn2019.umrah.ac.id” ujar Dipa.

Kemudian untuk ihwal video, menurutnya dengan kemampuan smartphone yang sudah canggih saat ini kemampuan gambar yang dihasilkan tentu sudah tajam, hanya saja mahasiswa KKN 2019 ini mesti kreatif dalam storytelling sehingga video yang dihasilkan sebagai syarat utama penilaian KKN 2019 memiliki pesan yang sampai kepada penonton sekaligus dapat mempromosikan desa lokasi KKN 2019.

Adapun jumlah peserta Sertifikasi sebanyak 30 orang dengan rincian 18 orang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN 4.0 UMRAH dan 12 orang utusan Prodi Non KKN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here