Prof. Dr. Gunter Pauli is the leading thinker behind the Blue Economy. Photo by Nicola Tröhler

TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang melalui Fakultas Ekonomi akan Menggelar konferensi internasional Maritime, Economics and Business International Conference (MEBIC) pada 24-25 September 2021 mendatang di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Konferensi Internasional yang merupakan aksi nyata untuk mewujudkan Ekonomi Biru itu akan menghadirkan Prof. Gunter Pauli, Pendiri Zero Emissions Research Institute sebagai inisiator Blue Economy.

Gunter Pauli yang sering dipanggil “Steve Jobs of sustainable development” ini akan memaparkan tentang Blue Economy Supporting Ecosystems (Ekosistem Pendukung Ekonomi Biru).

Konsep ekonomi biru pertama kali diperkenalkan olehnya pada bukunya (2010) yang berjudul Blue Economy: “10 Years-100 initiatives-100 Milion Jobs” buku tersebut mengungkapkan tujuan akhir dari model ekonomi biru, yang akan menggeser masyarakat dari kelangkaan menuju kelimpahan dengan apa yang dimiliki.

Beberapa prinsip pokok pemikiran Gunter Pauli terkait konsep ekonomi biru, setidaknya mengacu pada efisiensi sumber daya, nirlimbah (zero waste), inklusi sosial, pemerataan sosial dan kesempatan kerja bagi orang miskin, inovasi dan adaptasi serta efek ekonomi pengganda.

“Ekonomi Biru ini akan dikupas oleh pakar-pakar Maritim dalam konferensi internasional tersebut”. Ucap Dekan Fakultas EKonomi UMRAH, Dr. Asmaul Husna

“Penasaran? Silahkan bergabung dan ikuti konferensi tersebut” ujar Dr. Asmaul.

Selain Gunter Pauli, MEBIC 2021 nantinya akan menghadirkan M. Kabir Hassan dari New Orleans University USA, Elvia Shauki dari University of South Australia, Zhiwei Zhang dari First Institute of Oceanography Kementerian Sumber Daya Alam China, Mahbubi Ali dari Internasional Institute of Advanced Islamic Studies Malaysia dan Henri Jean-Marie Dou dari University of Aix-Marseille, Perancis.

Yang tak kalah penting, Konferensi Internasional yang megusung tema “Mari-Sociopreneurship:Real Action for Blue Economy” itu akan dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Dr. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A, M.B.A atau akrab disapa Bang Sandi

Menuju hari penyelenggaraan konferensi, Rektor UMRAH Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi, DEA merasa optimis kalau iven ini akan sukses terselenggara.

“Saya yakin MEBIC akan sukses terselenggara, Blue Economy sebuah topik yang menarik untuk dikupas. Dimana konsepnya sangat cocok untuk Indonesia. Seperti yang dikatakan oleh Prof. Gunter Pauli bahwa penerapan inisiatif Ekonomi Biru bisa menjadi model bisnis yang bisa merubah Indonesia menjadi sebuah rumah kekuatan ekonomi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakatnya dengan baik”. Jelas Prof. Agung yang juga merupakan Ketua Umum Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI).

Ardiansyah selaku Panitia Penyelenggara menjelaskan bahwa saat ini pendaftaran masih dibuka untuk informasi lengkap dapat mengakses laman https://mebic2021.fe.umrah.ac.id atau melalui e-mail mebic2021@umrah.ac.id.

Artikel-artikel yang lolos seleksi pada MEBIC 2021 ini akan diterbitkan pada jurnal-jurnal ilmiah yang menjadi mitra publikasi MEBIC 2021 seperti Australian Journal of Maritime and Ocean Affairs (SCOPUS Q3), Jurnal Akuntansi dan Bisnis (SINTA 2) dan EAI Proceedings (European Alliance for Innovation).

Editor : Adi Pranadipa

Penulis : Rendi, Humas UMRAH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here