TANJUNGPINANG – Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro dan Informatika, Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman, Universitas Maritim Raja Ali Haji sukses menyelenggarakan kegiatan Electronova Day 2025: Robot Soccer Competition – Road to World Cup. Kegiatan ini berlangsung pada 13–14 Desember 2025 di Gedung Tamadun Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
Kompetisi ini diikuti oleh 33 tim yang masing-masing mewakili negara berbeda. Sejak hari pertama, suasana pertandingan berlangsung seru dan meriah, dengan antusiasme tinggi dari peserta dan penonton. Selain menampilkan adu kecanggihan teknologi robotika, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat sportivitas, kerja sama tim, dan fair play antarpeserta.
Electronova Day 2025 merupakan bagian dari implementasi Project Based Learning (PBL) dalam kurikulum Outcome Based Education (OBE) pada Program Studi Teknik Elektro. Melalui pendekatan ini, mahasiswa dituntut untuk merancang, membangun, menguji, dan menyempurnakan robot soccer secara mandiri dalam tim sebagai bentuk pembelajaran berbasis proyek yang terukur dan kontekstual.
Setelah melalui rangkaian pertandingan yang kompetitif, kegiatan ini berhasil melahirkan para juara, diantaranya Juara 1 diraih oleh Tim Lionheart Warrior (Belgium) yang terdiri dari Gilang Pratama Erianto dan Yuni Saputri Panca Catur Handayani.






Juara 2 diraih oleh Tim The Holy Guardian (Palestine) yang terdiri dari Muhammad Nur Hafiz, Siti Fatima, dan Feri Abdillah. Juara 3 diraih oleh Tim Desert Falcon (Qatar) yang terdiri dari Muhammad Farhan, Farhan Aufar, dan Herdimas Ega Kharisma. Juara 4 diraih oleh Tim Canadian Crusher (Canada) yang terdiri dari Syuryadi Fratamin, Riski Afrida, dan Ade Adrian.
Perwakilan Tim Lionheart Warrior menyampaikan bahwa kompetisi ini memberikan pengalaman belajar yang sangat bermakna. “Melalui kompetisi ini kami tidak hanya belajar aspek teknis robot, tetapi juga kerja sama tim, penyelesaian masalah di lapangan, serta pengambilan keputusan secara cepat. Setiap pertandingan menjadi proses evaluasi dan perbaikan berkelanjutan bagi tim kami,” ungkapnya.
Dosen pengampu kegiatan sekaligus Ketua Jurusan Teknik Elektro dan Informatika, Hollanda Arief Kusuma, menegaskan bahwa Electronova Day 2025 merupakan wujud nyata penerapan kurikulum OBE di lingkungan Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman. “Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari Project Based Learning, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menghasilkan karya nyata yang diuji langsung melalui kompetisi. Robot soccer menjadi media penilaian capaian pembelajaran yang mencakup hard skills dan soft skills secara seimbang,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga mendukung arah pengembangan pendidikan tinggi yang berorientasi pada dampak nyata. “Melalui kegiatan seperti Electronova Day, kami mendorong terwujudnya ekosistem pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri, sejalan dengan semangat Kampus Berdampak,” pungkasnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Perencanaan UMRAH, Dr. Tengku Said Raza’i, S.Pi, MP menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Electronova Day 2025: Robot Soccer Competition – Road to World Cup sebagai bentuk nyata transformasi pembelajaran di UMRAH.
“Kegiatan Electronova Day 2025 menunjukkan bahwa implementasi kurikulum Outcome Based Education di UMRAH tidak berhenti pada tataran dokumen, tetapi diwujudkan secara konkret melalui Project Based Learning yang menantang, kontekstual, dan terukur. Mahasiswa tidak hanya diuji dari sisi penguasaan teknologi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, kolaborasi tim, komunikasi, dan pengambilan keputusan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kompetisi robot soccer ini mencerminkan arah kebijakan akademik UMRAH yang mendorong pembelajaran berbasis pengalaman nyata (experiential learning). “Model pembelajaran seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri masa depan, khususnya di bidang teknologi dan rekayasa, karena mahasiswa dilatih menyelesaikan masalah riil dalam situasi kompetitif dan dinamis,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa keterlibatan mahasiswa sebagai perancang sekaligus pelaksana kegiatan merupakan indikator penting keberhasilan pembelajaran OBE. “Mahasiswa ditempatkan sebagai subjek pembelajaran yang aktif dan kreatif. Inilah esensi Kampus Berdampak, di mana proses akademik mampu melahirkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi bagi masyarakat,” jelasnya.
Menutup pernyataannya, Wakil Rektor berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan lintas program studi.
“UMRAH akan terus mendorong lahirnya inovasi pembelajaran yang integratif dan berkelanjutan, sehingga kampus benar-benar menjadi ruang tumbuh bagi talenta muda maritim dan teknologi yang berdaya saing nasional maupun global,” tutupnya.
Dengan terselenggaranya Electronova Day 2025, Universitas Maritim Raja Ali Haji terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif, relevan, dan berkelanjutan melalui pendekatan Outcome Based Education menuju Kampus Berdampak. (RAS/Humas)
LAPORAN & FOTO: Tim Penyelenggara
EDITOR: Rendi A. Saputra – Humas UMRAH

