TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menegaskan pentingnya peran sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan adaptif dalam menghadapi tantangan global di era Society 5.0. Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada Sidang Terbuka Senat Wisuda Sarjana ke-XXVI dan Pascasarjana ke-VIII Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Sabtu (28/3).
Menurut Ansar, era Society 5.0 ditandai dengan integrasi antara ruang fisik dan digital melalui pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan Internet of Things (IoT). Namun demikian, ia menekankan bahwa manusia tetap menjadi faktor utama dalam menentukan arah pemanfaatan teknologi tersebut.
“Teknologi hanyalah alat, sedangkan manusia adalah penentu arah dan nilai. Oleh karena itu, pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk SDM yang berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para wisudawan bahwa prosesi pemindahan tali toga bukan sekadar seremoni, melainkan memiliki makna filosofis mendalam. Perpindahan dari kiri ke kanan melambangkan transisi dari masa studi menuju kehidupan nyata, yang menuntut keseimbangan antara kemampuan logika dan kreativitas.
“Ini adalah simbol perubahan dari pelajar menjadi intelektual sekaligus agen perubahan yang siap berkontribusi di tengah masyarakat,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Gubernur turut memaparkan berbagai komitmen dan kebijakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya melalui alokasi anggaran pendidikan sebesar 21 persen dari APBD, melampaui amanat nasional.
Selain itu, Pemprov Kepri juga telah menggulirkan program beasiswa sejak tahun 2022 dengan total anggaran mencapai Rp2,99 miliar untuk lebih dari 1.100 mahasiswa, serta berbagai bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu, termasuk transportasi dan perlengkapan belajar.
Upaya lainnya meliputi peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, penguatan kerja sama internasional, hingga pengembangan program pendidikan berbasis kebutuhan industri dan ekonomi global.
“Seluruh langkah ini merupakan bagian dari visi kami untuk mewujudkan SDM Kepulauan Riau yang berdaya saing, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tegas Ansar.
Dari berbagai kebijakan tersebut, Gubernur menyebutkan sejumlah capaian positif yang berhasil diraih Provinsi Kepulauan Riau. Diantaranya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri yang meningkat menjadi 80,53 pada tahun 2025, tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kepri juga mencapai 6,94 persen pada 2025, menjadi yang tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga nasional. Sementara tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan menjadi 6,35 persen.



Pada kesempatan itu, Gubernur Ansar Ahmad juga menyampaikan apresiasi kepada UMRAH atas kontribusinya dalam mencetak generasi unggul yang berkontribusi bagi pembangunan daerah. Gubernur turut menyerahkan hibah lahan sebesar 12,5 Hektar untuk UMRAH, serta uang tunai bagi 3 orang wisudawan sebagai Geliga Gurindam pada wisuda maret 2026.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan. Keberhasilan ini tidak hanya membanggakan keluarga, tetapi juga daerah dan almamater,” ujarnya.
Ia berharap momentum wisuda tidak hanya menjadi penanda kelulusan, tetapi juga menjadi awal pengabdian lulusan dalam membangun daerah, khususnya Kepulauan Riau.
“Gelar yang telah diraih harus diikuti dengan kontribusi nyata untuk kemajuan daerah dan bangsa,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan pantun sebagai penegasan pesan moral kepada para lulusan agar terus melangkah maju dan berkontribusi bagi pembangunan Kepulauan Riau yang maju, makmur, dan merata. (RAS/Humas)
EDITOR & FOTO: Rendi A. Saputra – Humas UMRAH

