TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menggelar Malam Penutupan Dies Natalis ke-18 yang disejalankan dengan Penandatanganan Hibah Lahan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI, Jumat (12/12) di Kampus UMRAH Dompak, Tanjungpinang.
Pada kesempatan ini, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr. H. Nopriadi, SKM. M.Kes mewakili Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek RI, menyampaikan sambutan dan pesan khusus dari pimpinan Kementerian terkait arti strategis hibah lahan dan masa depan pengembangan UMRAH sebagai perguruan tinggi negeri maritim.
UMRAH dalam 18 Tahun Perjalanan
Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI XVII menyampaikan apresiasi atas kiprah UMRAH yang telah 18 tahun berkembang sebagai pusat pendidikan tinggi maritim di wilayah barat Indonesia. UMRAH disebutnya telah menjadi:
- Mercusuar pendidikan maritim, tempat lahirnya inovasi dan riset kelautan.
- Simbol kebangkitan SDM Kepulauan Riau, dengan lulusan yang berkontribusi di pemerintahan, industri, dan masyarakat.
- Ruang persemaian budaya Melayu dan identitas maritim Nusantara, melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Momentum Dies Natalis ke-18 dinilai menjadi titik penting untuk mempercepat langkah menuju World-Class Maritime University.
Penandatanganan Hibah Lahan: Fondasi Pertumbuhan Baru UMRAH
Acara puncak ditandai dengan penandatanganan hibah tanah seluas ±125.000 m² di Pulau Dompak dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kepada Kemdiktisaintek cq. UMRAH. Kepala LLDIKTI XVII menyebut hibah ini bukan sekadar penyerahan aset, tetapi:
- Simbol komitmen Pemprov Kepri terhadap pembangunan SDM dan pendidikan tinggi, khususnya di wilayah kepulauan.
- Dorongan besar bagi UMRAH untuk memperkuat infrastruktur akademik, seperti pembangunan fasilitas pembelajaran, laboratorium maritim, kawasan riset, serta pusat aktivitas kemahasiswaan.
- Penguatan peran UMRAH sebagai Perguruan Tinggi Negeri maritim di wilayah barat Indonesia, terutama dalam riset ekonomi biru, mitigasi perubahan iklim, dan pengelolaan wilayah pesisir.
Selaras Kebijakan Nasional Pendidikan Tinggi
Dr. H. Nopriadi, SKM. M.Kes menegaskan bahwa hibah lahan ini sejalan dengan kebijakan Kemdiktisaintek dalam:
- Pemerataan akses pendidikan tinggi
- Penguatan riset dan inovasi
- Pembangunan sarana dan prasarana adaptif
- Peningkatan kapasitas PTN untuk mendukung pembangunan daerah
Kolaborasi Pemprov Kepri dan UMRAH ini dinilai sebagai contoh sinergi nyata antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat layanan pendidikan tinggi.
Pesan Sekjen Kemdiktisaintek untuk UMRAH
Dalam sambutannya, Dr. H. Nopriadi menyampaikan beberapa pesan khusus dari Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek:
- Mengoptimalkan lahan hibah untuk percepatan pembangunan infrastruktur kampus
- Memperkuat tata kelola dan akuntabilitas pembangunan
- Mendorong riset-riset maritim yang berdampak langsung kepada masyarakat
- Memperluas kemitraan internasional
- Menyelaraskan pembangunan dengan visi jangka panjang UMRAH sebagai kampus maritim unggulan
Apresiasi dan Harapan
Kepala LLDIKTI XVII turut memberikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri beserta jajaran yang secara konsisten mendukung pengembangan UMRAH. Ia juga memuji komitmen Rektor UMRAH beserta seluruh sivitas akademika dalam menjaga reputasi UMRAH sebagai pusat unggulan maritim.
Di akhir sambutannya, beliau menegaskan bahwa penandatanganan hibah lahan ini menjadi tonggak besar menuju UMRAH yang lebih modern, unggul, dan berdaya saing global. (RAS/Humas)
LIPUTAN: Rendi A. Saputra – Humas UMRAH
FOTO: Kia & Dini – Siswa PKL Kehumasan

