Raih Gelar Doktor di UNDIP dengan kepakaran Logistik Kepulauan, Dr. Eka teliti model distribusi BBM untuk Wilayah Kepulauan

Penelitian tentang model distribusi dan inventori bahan bakar minyak di wilayah kepulauan diharapkan menjadi kontribusi ilmiah bagi penguatan sistem logistik energi nasional.

SEMARANG – Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA., menghadiri Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor Sistem Informasi, Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro (UNDIP), yang digelar di Ruang Sidang Utama Gedung TTB A Lantai 1, Sekolah Pascasarjana UNDIP, Semarang, Rabu (5/8).

Sidang terbuka tersebut menjadi momen akademik bagi dosen Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman (FTTK) UMRAH, Eka Suswaini, S.T., M.T., yang berhasil mempertahankan disertasinya berjudul “Pengembangan Model Distribusi dan Inventori pada Rantai Pasok Bahan Bakar Minyak di Daerah Kepulauan dengan Algoritma Memetika.”

Disertasi tersebut menawarkan model inovatif dalam pengelolaan distribusi dan persediaan bahan bakar minyak di wilayah kepulauan melalui pendekatan algoritma memetika, yaitu metode komputasi cerdas yang menggabungkan kemampuan pencarian global dan penyempurnaan solusi secara lokal. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem distribusi logistik energi, khususnya pada daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dan rantai pasok yang kompleks.

Keberhasilan penelitian tersebut dinilai memiliki relevansi yang tinggi dengan karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan, sekaligus sejalan dengan fokus pengembangan keilmuan UMRAH sebagai perguruan tinggi berbasis kemaritiman.

Kehadiran Rektor UMRAH dalam sidang promosi doktor tersebut menjadi bentuk dukungan nyata universitas terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta penguatan budaya akademik di lingkungan kampus. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dorongan kepada para dosen untuk terus meningkatkan kualifikasi akademik, menghasilkan riset yang berkualitas, serta berkontribusi dalam penyelesaian berbagai persoalan strategis bangsa melalui inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Sidang promosi dipimpin oleh Dwi Cahyo Utomo, S.E., M.A., Ph.D. selaku Ketua Sidang, dengan Prof. Ir. Mochamad Agung Wibowo, M.M., M.Sc., Ph.D. sebagai Promotor dan Associate Professor Ferry Jie, Ph.D., FCILT., FCES. sebagai Ko-Promotor. Sementara itu, tim penguji terdiri atas para akademisi yang memiliki kepakaran di bidang sistem informasi, logistik, dan manajemen rantai pasok.

Melalui sidang tersebut, Eka Suswaini, S.T., M.T dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00, sebuah capaian akademik yang mencerminkan kualitas penelitian dan dedikasi tinggi selama menempuh pendidikan doktoral.

Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut dan berharap ilmu pengetahuan serta hasil penelitian yang telah dihasilkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi pengembangan institusi maupun masyarakat.

“Keberhasilan ini bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar UMRAH. Kami berharap kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan doktoral dapat semakin memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Lebih dari itu, hasil riset yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan dan pengembangan sistem distribusi logistik, khususnya bagi wilayah kepulauan Indonesia,” ujar Rektor.

Momentum promosi doktor tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan akademik antara Universitas Maritim Raja Ali Haji dan Universitas Diponegoro. Sinergi kedua perguruan tinggi diharapkan terus berkembang melalui kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.

Sebagai Maritime Civic Civilization University, UMRAH terus berkomitmen meningkatkan kualitas dosen melalui penguatan kompetensi akademik dan riset yang berorientasi pada penyelesaian persoalan nyata masyarakat. Kehadiran dosen-dosen bergelar doktor dengan bidang keahlian yang relevan diharapkan semakin memperkuat peran UMRAH sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan teknologi yang mendukung pembangunan wilayah maritim dan kepulauan Indonesia. (RAS/Humas)