Wujudkan Lingkungan Kampus yang Sehat
TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui Biro Keuangan dan Umum (BKU) bersama Unit Barang Milik Negara (BMN) menggelar Pelatihan Penerapan Higiene dan Sanitasi Makanan dan Minuman bagi para mitra pramusaji atau pekerja kantin di lingkungan kampus. Kegiatan berlangsung di Gedung A, Ruang SCR Lantai 3 Kampus UMRAH Dompak. Minggu (2/11).
Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya UMRAH mendukung terciptanya lingkungan kampus yang bersih, aman, dan sehat bagi mahasiswa, sejalan dengan prinsip Good University Governance, visi “Satu Gurindam” UMRAH, serta amanah Kampus Berdampak dari Kemendiktisaintek.
Kegiatan dibuka dengan doa dan sambutan oleh Kepala BKU UMRAH, Aan Wahyudi, S.KM., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas mitra kantin dalam pengelolaan makanan. Menurutnya, kasus keracunan makanan masih kerap terjadi akibat pengelolaan pangan yang kurang tepat, baik dari aspek lingkungan maupun kualitas bahan baku.
“Pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian UMRAH terhadap kebersihan dan kualitas makanan di lingkungan kampus. Harapannya, mitra kantin baik di Dompak maupun Senggarang dapat semakin meningkatkan kebersihan lingkungan dan pangan yang disajikan kepada mahasiswa,” ujar Aan Wahyudi.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, yaitu Minar Kenly, S.KL. dan Theofinus, S.Si., Apt.
Theofinus menjelaskan berbagai dampak negatif dari makanan yang tidak sehat, mulai dari potensi penyakit, penurunan kondisi fisik dan mental masyarakat, hingga hilangnya kepercayaan konsumen terhadap penyedia makanan.
Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan makanan dan minuman adalah tanggung jawab bersama. “Kebersihan makanan tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain. Kebersihan makanan sangat ditentukan oleh lingkungan yang bersih,” jelasnya.
Materi berikutnya disampaikan oleh Minar Kenly, S.KL., yang memaparkan mengenai pengelolaan pangan sehat dan aman pada Tempat Pengelolaan Pangan (TPP). Ia juga menjelaskan faktor-faktor penting yang harus dikendalikan, seperti bahan makanan, penjamah makanan, tempat, dan peralatan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta oleh Kepala BKU UMRAH. (RAS/Humas)
Sumber: Liputan Ariq Imron – BMN UMRAH
Foto: Tim BMN UMRAH
Editor: Rendi A. Saputra – Humas UMRAH

