UMRAH Terus Galakkan Program 1000 Munfiq, Ajak Mahasiswa Penerima Beasiswa Berinfaq dengan Ikhlas

TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) terus menunjukkan komitmennya dalam menguatkan nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial di lingkungan kampus melalui Program 1000 Munfiq. Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar pada Selasa (3/3) di Auditorium Kampus UMRAH Dompak.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor UMRAH Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Suryadi, S.P, S.H, M.H. bersama tim Kemahasiswaan BAPKK UMRAH. Pertemuan tersebut dihadiri sekitar 200 mahasiswa penerima berbagai program beasiswa, seperti KIP-Kuliah, GenBI, Beasiswa Cendekia Baznas, dan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Suryadi menyampaikan pentingnya menumbuhkan kesadaran berinfaq di kalangan mahasiswa sebagai wujud rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap sesama. Ia menegaskan bahwa Program 1000 Munfiq bukan semata gerakan pengumpulan dana, melainkan gerakan pembentukan karakter mahasiswa yang dermawan, berempati, dan memiliki tanggung jawab sosial.

“Berinfaq bukan tentang besar atau kecilnya nominal, tetapi tentang keikhlasan dan konsistensi dalam berbagi. Dari mahasiswa, oleh mahasiswa, untuk kemaslahatan bersama,” ujarnya di hadapan peserta.

Ia juga memaparkan berbagai manfaat berinfaq, baik dari sisi spiritual maupun sosial. Selain menjadi ladang amal jariyah, infaq yang dihimpun melalui program ini akan mendukung kegiatan keagamaan dan kemaslahatan civitas akademika di lingkungan kampus.

Sebagai bentuk komitmen dalam menggalakkan Program 1000 Munfiq, mahasiswa yang hadir diberikan kesempatan untuk mengisi blanko kesediaan diri secara sukarela dan ikhlas untuk berinfaq. Penyaluran infaq dapat dilakukan melalui rekening bank masjid kampus, Masjid Muhith Al’Ulum, maupun melalui layanan QRIS Masjid yang telah disediakan oleh Dewan Kemakmuran Masjid.

Melalui kegiatan ini, UMRAH berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di kalangan mahasiswa, sehingga kampus tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pusat pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman yang kuat. (RAS/Humas)

EDITOR & FOTO: Rendi A. Saputra – Humas UMRAH

Scroll to Top