UMRAH–TP PKK Kepri Gelar Gerakan Anti Stunting “Genting Go to Campus”

TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan TP PKK Provinsi Kepulauan Riau laksanakan kegiatan Genting Go to Campus (Gerakan Anti Stunting). Turut dilaksanakan juga penandatanganan MoU anatara UMRAH dan Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut digelar di Hall Galeri Tamadun Maritim, Gedung Satu Gurindam–Ismeth Abdullah, Kampus UMRAH Dompak, Kamis (12/3).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua Dekranasda Prov. Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UMRAH, Dr. Suryadi, S.P, S.H, M.H yang mewakili Rektor UMRAH. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi daerah dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat serta pengembangan potensi daerah.

Usai penandatanganan MoU bersama Dekranasda, kegiatan diisi dengan pelaksanaan program Genting Go to Campus, sebuah gerakan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan stunting. Program ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, sebagai penggagas.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UMRAH, Dr. Suryadi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di lingkungan kampus UMRAH. Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi daerah, dan pemerintah daerah sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap isu kesehatan seperti stunting.

“Kampus memiliki peran strategis dalam menyebarkan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya pencegahan stunting sejak dini,” ujarnya.

Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa gerakan pencegahan stunting membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Menurutnya, keterlibatan kampus sangat penting dalam memperkuat edukasi kepada masyarakat serta mendorong generasi muda untuk turut berperan aktif dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan keluarga.

“Permasalahan stunting tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja bersama antara pemerintah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan Genting Go to Campus ini, kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang, kesehatan ibu dan anak, serta pola hidup sehat di lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Universitas Maritim Raja Ali Haji yang telah membuka ruang kolaborasi melalui kegiatan ini. Menurutnya, sinergi antara TP PKK, Dekranasda, dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan program pencegahan stunting di Provinsi Kepulauan Riau.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi peserta yang hadir. Layanan ini disambut antusias oleh civitas akademika UMRAH maupun masyarakat umum yang mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan ini diikuti oleh civitas akademika UMRAH, jajaran TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, pengurus Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, serta masyarakat umum.

Melalui kolaborasi ini, UMRAH, TP PKK, dan Dekranasda Kepri berharap dapat terus menghadirkan berbagai program edukatif dan pemberdayaan masyarakat yang berdampak nyata bagi pembangunan daerah, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau. (RAS/Humas)

Editor: Rendi A. Saputra – Humas UMRAH | Foto: Istimewa

Scroll to Top