Aceh – Di era revolusi Industri 4.0 ini jarak dan ruang bukan lagi menjadi penghalang perkuliahan. Di tengah kesibukannya sebagai rektor dan sekaligus Ketua Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri wilayah Barat, Prof Dr Syafsir Akhlus tetap menunaikan tugasnya sebagai dosen mata kuliah Termodinamika di Program Studi Pendidikan Kimia walaupun sedang melaksanakan dinas luar.

Dengan menggunakan aplikasi pembelajaran daring yang diberi nama Syarah UMRAH, Prof. Syafsir Akhlus memberikan kuliah secara nir-ruang secara daring dari gedung Unsyiah-Taiwan ICT Center di Aceh, Kamis(25/4) kepada mahasiswa di Senggarang.

Prof. Syafsir Akhlus kepada Humas UMRAH mengatakan bahwa ia sangat optimis dengan sistem perkuliahan nir-ruang ini. Melalui aplikasi Syarah, UMRAH akan coba meningkatkan capaian Misinya dalam mencerdaskan anak-anak bangsa terutama di Provinsi Kepri ini.

“Tidak ada yang mustahil. Jika bisa dan tidak terbentur oleh aturan yang berlaku, kita akan coba buka perkuliahan di tiap-tiap kabupaten kota di Kepri ini, tentunya dengan menggunakan fasilitas teknologi yang kita miliki. Insya Allah jika kita mendapat dukungan maka tidak akan ada lagi alasan anak-anak kita tidak dapat melanjutkan Pendidikan ke perguruan tinggi” ujar Prof. Syafsir Akhlus.

Walau Prof Syafsir Akhlus sedang berada di Aceh untuk memenuhi agenda peresmian operasional sistem H2H (Host to Host) Information Technology (IT) untuk Seleksi Masuk Mandiri Perguruan Tinggi Negeri (SMM PTN) Wilayah Barat di Pusat ICT Universitas Syiah Kuala Aceh, dalam kapasitasnya sebagai Ketua BKS PTN Wilayah Barat, tentu sebagai dosen juga tidak boleh lupa akan kewajiban memberikan perkuliahan kepada mahasiswa.

“Jadi Melalui Syarah UMRAH ini saya tetap dapat melaksanakan kewajiban saya dan Mahasiswa tetap mendapatkan haknya, dapat belajar sebagaimana mestinya” Ujar Prof. Akhlus.

Kesan mengikuti perkuliahan secara daring ini diungkapkan oleh salah satu mahasiswa prodi Pendidikan Kimia, Fachrian Bachri.

“Perkuliahan online dengan menggunakan Syarah menjadi alternatif baru perkuliahan yang ada di UMRAH, rasanya menarik, seru, informatif, dan juga menjadi solusi bagi dosen dan mahasiswa dalam memanfaatkan perkuliahan digital di era revolusi industri 4.0 dimana teknologi menjadi sesuatu yang tak terelakkan. Perkuliahan dapat dilakukan di mana saja (tetap di kampus pastinya) dengan waktu perkuliahan semestinya” ujar Fachrian .

Menurutnya, alasan tidak ada perkuliahan seharusnya tidak ada lagi, karena Syarah memudahkan perkuliahan serasa tatap muka langsung dengan dosen, penyajian informasi tetap utuh, dan pastinya lebih memotivasi mahasiswa.

Senada dengan Fachrian, Ayu Hartini yang juga mahasiswi prodi Pendidikan Kimia juga menyampaikan impresinya terhadap perkuliahan dengan aplikasi Syarah ini.

“Menarik dan memotivasi. Sama halnya dengan tatap muka langsung tetapi dengan menggunakan syarah maka akan mendukung teknologi yang canggih di zaman sekarang” ujarnya.

Reporter : Rendi (Humas)
Editor Teks : Adi Pranadipa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here