DOMPAK – Satuan Pengawas Intern (SPI) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menggelar lokarkarya Pembinaan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Rabu (2/5) di Ruang serbaguna lantai 3 Rektorat UMRAH, Dompak

Hadir sebagai narasumber, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepri, Indra Khaira Jaya yang menyampaikan materi bertajuk “Meneguhkan Peran BPKP dalam Pembangunan Zona Integritas Universitas Maritim Raja Ali Haji menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)”.

“Terima kasih saya ucapkan kepada Bapak Indra Khaira Jaya selaku Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepri yang telah sudi untuk menjadi narasumber pada kegiatan ini. Ini merupakan hal yang langka karena mengingat kesibukan beliau yang begitu padat. Begitu juga untuk narasumber lainnya dari BPKP Prov. Kepri”. Ungkap Prof. Akhlus dalam sambutannya saat membuka Lokakarya.

Pada kesempatan ini, Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Riau, Indra Khaira Jaya didampingi dengan Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi, Ahmad Fauzi bertindak sebagai pemateri Lokakarya. Dalam paparannya, Indra Khaira Jaya sangat mengapresiasi dan mendukung segala upaya yang dilakukan untuk mencegah sekaligus memberantas tindakan-tindakan korupsi.

Selanjutnya dijelaskan mengenai tindak pidana korupsi secara umum, jenis-jenis korupsi, faktor yang mendorong terjadinya korupsi serta dampak-dampak korupsi. Korupsi dapat terjadi karena adanya GONE, yaitu: Greed atauKeserakahan; Opportunity atau Kesempatan; Need atau Kebutuhan dan Exposure atau Pengungkapan”ujar Indra Khaira Jaya dalam paparannya.

Selain itu, Indra Khaira Jaya juga menyampaikan upaya-upaya pemberantasan korupsi yang dapat dilakukan yakni berupa pendekatan pre-emptif (sosialisasi/workshop/seminar) dan preventif serta bagaimana three lines of defense (pemilik risiko, yang menangani risiko, dan yang mengawasi risiko) harus mampu menjalankan perannya dengan baik.

Tidak lupa disampaikan pula peran strategis BPKP sebagai konsultan dalam fourth lines of defense yang dilakukan dengan mendorong agar dibangunnya pengendalian intern anti korupsi/fraud control plan (FCP), mendorong terbentuknya Komunitas Masyarakat Pembelajar Anti Korupsi (KoMPAK), Masyarakat Pembelajar Anti Korupsi (MPAK), Sosialisasi Anti Korupsi (SAK) dan penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Hadir juga dalam kegiatan ini, Wakil Rektor II UMRAH Agus Sutikno, SP, M.Si., Dekan FIKP Dr. Agung Dhamar Syakti, DEA., Kepala BUPK Drs. Edison, M.B.A., serta Kepala Bagian dan Sub Bagian di lingkungan UMRAH.

Reporter : Rendi

Editor : Adi Pranadipa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here