54 Mahasiswa dari berbagai Kampus Ikuti Program Permatasari 2021 di UMRAH

1
360

TANJUNGPINANG –  Program Pertukaran Mahasiswa Nusantara Sistem Alih Kredit tahun 2021 yang disingkat Permata-Sari 2021 merupakan program kolaborasi yang dilaksanakan secara daring yang diselenggarakan oleh Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Wilayah Barat yang diikuti oleh 33 PTN peserta.

Dr. Viktor Amrifo, S.Pi, M.Si, Wakil Rektor I UMRAH mengatakan bahwa Program Permata-Sari tersebut merupakan bentuk implementasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang diinisiasi oleh Kemdikbud yang memberikan hak belajar Tiga semester kepada Mahasiswa untuk belajar diluar Program Studi

“Nah untuk UMRAH sendiri pada program Permata-Sari 2021 ini terdapat 54 orang peminat dari 13 Perguruan Tinggi dengan 10 pilihan program studi yang ada di UMRAH yakni Prodi Akuntansi, Ilmu Kelautan, Ilmu Pemerintahan, Manajemen, Pendidikan Bahasa dan Satra Indonesia, Pendidikan Kimia, Sosiologi, Teknik Elektro, Teknik Informatika, dan Teknologi Hasil Perikanan”, ungkap Dr. Viktor, Senin(8/2/2021).

Program Permata-Sari tersebut memiliki tiga tujuan utama, yaitu; pertama sebagai penguatan penguatan kompetensi dan perluasan pengalaman belajar mahasiswa dengan merasakan studi di Perguruan Tinggi lain; kedua sebagai penguatan rasa kebangsaan dan cinta tanah air melalui interaksi antar budaya di antara peserta; kemudian yang ketiga untuk mengembangkan jejaring dan kolaborasi di antara mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di tanah air

“Program Permata-Sari ini melewati Tiga mekanisme pelaksanaan yakni tahap pendaftaran, seleksi dan penetapan“ ujar Dr.Viktor. 

Sebagai syarat, pendaftar merupakan mahasiswa aktif pada semester 4 s.d 8 program sarjana atau sarjana terapan, IPK minimal 2,75, serta mengisi dan menandatangani formulir pendaftaran Permata-Sari.

Pada tahap seleksi, calon peserta mendaftarkan diri di Perguruan Tinggi masing-masing dengan melengkapi persyaratan yang ditetapkan selanjutnya Perguruan Tinggi melaksanakan seleksi secara transparan dan akuntabel dan hasil seleksi dikirimkan ke tim pengelola Permata-Sari dengan surat pengantar Rektor melalui laman pengelola Permata-Sari.

Tahap terakhir yakni tahap penetapan. Mahasiswa terpilih dari masing-masing Perguruan Tinggi ditetapkan sebagai peserta dengan SK Ketua Forum WR I BKS-PTN Barat. Selanjutnya mahasiswa mendapatkan akses untuk mengambil atau memilih mata kuliah program Permata-Sari.

Untuk pelaksanaan perkuliahannya, Mahasiswa akan menjalani proses pembelajaran pada semester genap tahun anggaran 2020/2021 secara penuh di Perguruan Tinggi penerima.

“Semoga program Permata-Sari ini dapat berjalan sesuai harapan, dan dapat mendukung suksesnya program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Mendikbud RI”, harap Dr. Viktor Amrifo.

Liputan : Tim Humas UMRAH

Editor : Adi Pranadipa

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here