TANJUNGPINANG — Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali menorehkan sejarah penting dalam penguatan kapasitas riset dan pengembangan ilmu kemaritiman. Pada Rabu (25/2) pukul 14.30 WIB, UMRAH secara resmi menggelar Arung Perdana Kapal Riset Elang Laut 1, kapal riset pertama milik kampus yang dioperasionalkan untuk mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Prosesi pelayaran perdana dimulai dari Galangan Kapal Sungai Carang, Senggarang menuju perairan Selat Satu Gurindam di kawasan pesisir Kampus UMRAH Dompak. Momentum bersejarah ini dipimpin langsung oleh Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi, DEA, yang secara simbolis menakhodai kapal dari titik keberangkatan hingga tiba di lokasi peresmian.
Setibanya di Selat Satu Gurindam, Rektor melakukan prosesi pemotongan pita dan pemecahan kendi di anjungan kapal sebagai tanda resmi dioperasionalkannya Elang Laut 1. Tradisi tersebut menjadi simbol harapan akan pelayaran yang selamat, kebermanfaatan ilmu, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.
Doa dan Sumbang Pikir untuk Kemajuan Maritim
Usai prosesi peresmian, Rektor dan tim kapal riset disambut oleh civitas akademika UMRAH, perwakilan Dewan Pertimbangan UMRAH, perwakilan Lembaga Adat Melayu Provinsi Kepulauan Riau, serta tamu undangan lainnya. Rombongan kemudian menuju Gedung Satu Gurindam-Ismeth Abdullah untuk melaksanakan doa syukur atas terwujudnya kapal riset perdana tersebut.
Doa dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. H. Suryadi, S.P, S.H, M.H. Dalam suasana khidmat, seluruh hadirin memanjatkan harapan agar Elang Laut 1 menjadi sarana lahirnya riset-riset unggul yang membawa keberkahan bagi kampus dan masyarakat pesisir.





Acara dilanjutkan dengan sepatah kata dan sumbang pikir dari jajaran Guru Besar UMRAH, di antaranya Prof. H. Abdul Malik, M.Pd., Prof. Lily Viruly, M.Si., serta Prof. Inda Putra Almanan, M.Sc. Apresiasi dan pandangan strategis juga disampaikan oleh perwakilan Dewan Pertimbangan UMRAH, Dato’ H. Huzrin Hood.
Dalam pandangan para Guru Besar dan tokoh yang hadir, UMRAH di bawah kepemimpinan Rektor Agung Dhamar Syakti dinilai mengalami transformasi signifikan. Pembangunan gedung-gedung representatif sebagai penunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi kini dilengkapi dengan hadirnya kapal riset sebagai infrastruktur ilmiah yang strategis dan visioner.
Investasi Ilmu untuk Negeri Bahari
Dalam sambutannya, Rektor UMRAH menegaskan bahwa Elang Laut 1 bukan sekadar kapal, melainkan simbol komitmen kampus dalam membangun peradaban maritim berbasis ilmu pengetahuan.
“Hari ini kita tidak sekadar melepas kapal ke laut, tetapi melepas harapan dan tanggung jawab ilmiah. Elang Laut 1 adalah laboratorium terapung yang akan memperkuat riset kelautan, memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, serta menghadirkan solusi nyata bagi persoalan pesisir dan kemaritiman,” ujar Prof. Agung.
Ia menambahkan, pengoperasian kapal riset ini merupakan bagian dari arah kebijakan strategis UMRAH dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan produktivitas riset bereputasi internasional, serta mendorong lahirnya pusat-pusat unggulan (center of excellence) di bidang kemaritiman.
“Sebagai universitas maritim di Provinsi Kepulauan Riau, kita memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk menjadi rujukan dalam pengembangan ilmu kelautan dan perikanan. Elang Laut 1 akan menjadi simpul kolaborasi menghubungkan peneliti, mahasiswa, pemerintah daerah, hingga mitra nasional dan internasional,” tegasnya.
Lebih jauh, Rektor menekankan bahwa investasi pada kapal riset merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia unggul dan penguatan kontribusi UMRAH terhadap ekonomi biru (blue economy) yang berkelanjutan.
Tonggak Sejarah Baru UMRAH
Kegiatan Arung Perdana ini turut dihadiri para Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan UMRAH, para Kepala Biro, serta para peneliti. Momentum ini menjadi tonggak sejarah baru bagi UMRAH dalam memperkuat identitasnya sebagai kampus maritim yang progresif dan berdampak.
Dengan berlayarnya Elang Laut 1, UMRAH menegaskan langkahnya menuju universitas yang tidak hanya tumbuh dalam infrastruktur fisik, tetapi juga kokoh dalam kapasitas riset dan kontribusi nyata bagi masyarakat bahari.
Elang Laut 1 kini resmi mengarungi laut. Membawa ilmu, harapan, dan masa depan maritim Indonesia. (RAS/Humas)
EDITOR: Rendi A. Saputra | FOTO: Rendi & Adi Pranadipa

