Gelar MaSIIC 2025, UMRAH Dorong Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan untuk Laut

TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali mempertegas posisinya sebagai pusat unggulan kemaritiman di kancah global melalui penyelenggaraan Maritime and Scientific Innovation International Conference (MaSIIC) 2025, Kamis(27/11/2025) di Galeri Tamadun Maritim UMRAH, Gedung A Satu Gurindam Ismeth Abdullah. Mengangkat tema strategis “Development of Eco-Technology for the Ocean”, konferensi ini menjadi momentum penting untuk menjawab tantangan keberlanjutan ekosistem laut melalui inovasi teknologi, khususnya di wilayah kepulauan seperti Kepulauan Riau.

Kolaborasi Lintas Negara dan Format Hibrida

Daya tarik MaSIIC 2025 terlihat dari antusiasme peserta yang berasal dari berbagai institusi ternama, baik dalam maupun luar negeri. Tercatat partisipasi dari Dalian Maritime University (Tiongkok), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Universiti Putra Malaysia (UPM), serta perwakilan dari Kanada melalui kehadiran pembicara ahli, Dr. M.V Reddy dari Nouveau Monde Graphite. Sementara dari dalam negeri, partisipasi datang dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Riau (UNRI), Universitas Diponegoro, dan berbagai perguruan tinggi lainnya.

Untuk mengakomodasi partisipasi global tanpa batasan geografis, panitia menerapkan format presentasi yang fleksibel. Sebanyak 58 abstrak yang diterima dari peneliti, akademisi, dan mahasiswa dipresentasikan melalui tiga metode: tatap muka (offline) di kampus UMRAH, daring (online) melalui platform virtual, dan rekaman presentasi (recording).

Inisiasi Mahasiswa Lintas Fakultas

Keunikan utama MaSIIC 2025 terletak pada penyelenggaranya. Konferensi berskala internasional ini diorganisir langsung oleh kolaborasi mahasiswa dari tiga fakultas, yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman, serta Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, dengan dukungan penuh para dosen.

Dekan Fakultas Kedokteran UMRAH, Dr. Dra. Hj. Nevrita, M.Pd., M.Si., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. “MaSIIC 2025 bukan hanya menjadi ajang akademik, tetapi juga pembuktian bahwa mahasiswa UMRAH memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam isu-isu global dan membangun jejaring internasional,” ujar Dr. Nevrita.

Dorongan Rektor: Buktikan Keunggulan Lewat Scopus

Dalam sambutan pembukaannya, Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti menegaskan bahwa posisi UMRAH di wilayah kepulauan menjadikan isu penerapan eko-teknologi sebagai prioritas utama dan solusi vital, bukan sekadar tren. Rektor juga menekankan pentingnya luaran (output) akademis yang berkualitas dari konferensi ini sebagai tolak ukur keunggulan universitas.

Secara khusus, Rektor mendorong agar gagasan-gagasan cemerlang yang tertuang dalam full paper konferensi ini dapat dipublikasikan di tingkat global.

“Saya berharap hasil pemikiran dan riset yang dipaparkan dalam konferensi ini tidak berhenti di ruang diskusi saja. Artikel-artikel yang dihasilkan harus mampu menembus prosiding maupun jurnal internasional yang terindeks Scopus. Hal ini penting sebagai pembuktian nyata keunggulan akademik UMRAH di mata dunia, sekaligus memperkaya literatur sains kemaritiman global,” tegas Rektor.

Dengan terselenggaranya MaSIIC 2025, UMRAH berharap agenda ini dapat menjadi kegiatan tahunan rutin yang terus mempertemukan peneliti dan profesional untuk memecahkan tantangan lingkungan laut global, sekaligus memperkokoh reputasi UMRAH sebagai center of excellence di bidang maritim.

Editor: Adi Pranadipa/Humas UMRAH

Scroll to Top