Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum UMRAH Raih Juara Lomba Menulis Hari Pers Nasional (HPN) 2026

TANJUNGPINANG – Ajang Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanjungpinang melahirkan talenta baru dari lingkungan akademis.

Arsih Zul Adha, mahasiswa yang baru saja menuntaskan studinya di Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), berhasil meraih Juara 2 lewat opininya yang tajam dan berbasis data.

Menanggapi prestasi gemilang mahasiswanya, Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi, DEA, menyambut baik pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa hal ini sejalan dengan misi universitas dalam membangun nalar kritis mahasiswa.

“UMRAH berkomitmen penuh dalam mendorong penguatan literasi di kalangan mahasiswa. Salah satu wujud nyatanya adalah melalui keterlibatan aktif dalam dunia jurnalistik,” ujar Prof. Agung.

Rektor juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam ekosistem informasi daerah.

“Saya mengajak seluruh mahasiswa untuk terjun ke bidang ini, sebab jurnalistik adalah instrumen vital bagi mahasiswa dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, mencerdaskan masyarakat, serta mengawal pembangunan daerah,” tegasnya.

Kado Manis Yudisium

Kemenangan ini menjadi momen emosional bagi Arsih. Pasalnya, prestasi tersebut diraih kurang dari 24 jam setelah ia resmi mengikuti Yudisium Sarjana Hukum dari Departemen Hukum Tata Negara, Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMRAH, pada Sabtu malam (7/2/2026).

“Alhamdulillah, pencapaian ini menjadi kado terindah dan pelengkap rasa syukur saya. Baru tadi malam saya resmi Yudisium, dan hari ini karya tulis saya diapresiasi oleh PWI Tanjungpinang,” ungkap Arsih saat ditemui usai penyerahan hadiah, Minggu (8/2/2026).

Apresiasi Wali Kota Tanjungpinang

Kualitas tulisan Arsih mendapat atensi khusus dari Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah. Ia mengapresiasi kejelian Arsih dalam mengangkat tema “Data Tak Pernah Dusta: Mengapa Tanjungpinang Butuh Jurnalisme Data, Bukan Sekadar Bual Kedai Kopi”.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah saat memberikan Sertifikat Penghargaan kepada Mahasiswa UMRAH, Arsih Zul Adha

Menurut Lis, di era keterbukaan informasi, Tanjungpinang membutuhkan pemikir-pemikir muda yang mampu menyajikan argumen berdasarkan fakta, bukan sekadar asumsi yang beredar di ruang publik.

“Saya bangga melihat anak muda, khususnya mahasiswa kita, yang tidak hanya kritis tapi juga mampu menyajikan argumen berbasis data. Judul opininya sangat kritis dan mengingatkan kita semua, Tanjungpinang memang butuh masukan cerdas yang bisa dipertanggungjawabkan, bukan sekadar debat kusir atau bual di kedai kopi,” kata Lis Darmansyah.

Lis juga mengucapkan selamat atas kelulusan Arsih sebagai Sarjana Hukum. 

“Ini bukti bahwa kampus di Tanjungpinang (UMRAH) mampu mencetak intelektual muda yang siap mengawal pembangunan,” tambahnya.

Perspektif Hukum dalam Jurnalistik

Dalam karya tulisnya, Arsih tidak sekadar menulis opini kosong. Ia mengimplementasikan perspektif Hukum Tata Negara (HTN) yang dipelajarinya di bangku kuliah ke dalam analisis jurnalistik. Ia menyoroti bahaya narasi publik yang dibangun tanpa fondasi data yang valid.

“Dalam opini saya, saya mencoba mengimplementasikan perspektif hukum tata negara. Bahwa sebuah kebijakan atau opini publik harus berbasis fakta, bukan asumsi liar,” jelas Arsih.

Arsih menutup pernyataannya dengan pesan kuat bagi ekosistem pers dan hukum di Tanjungpinang.

“Sebagai lulusan Hukum Tata Negara UMRAH, saya percaya bahwa jurnalisme yang sehat dan penegakan hukum yang benar sama-sama membutuhkan satu hal mutlak, Data yang valid. Terima kasih PWI Tanjungpinang telah menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk berpikir kritis,” pungkasnya.

Prestasi Arsih Zul Adha di HPN 2026 ini diharapkan menjadi pemicu bagi mahasiswa lain untuk lebih aktif menuangkan gagasan solutif melalui tulisan, sebagaimana yang diharapkan oleh Rektor UMRAH.

Redaktur : Adi Pranadipa, Humas UMRAH

Scroll to Top