Perkuat Jejaring Regional, UMRAH Kembali Hadir sebagai Mitra Kolaborator Strategis di Ajang Internasional MRCST 2026

TANJUNGPINANG — Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) resmi memperpanjang peran strategisnya di kancah regional dengan bertindak sebagai salah satu institusi kolaborator dalam pergelaran ilmiah internasional The 3rd Multidisciplinary Regional Conference in Science and Technology 2026 (MRCST’26) yang diinisiasi oleh Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) pada 20 Juni 2026 di Malaysia.

Dalam kapasitasnya sebagai mitra kolaborator dari Indonesia, UMRAH berdiri sejajar bersama tiga perguruan tinggi papan atas nasional, yakni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (UNAIR), dan Universitas Syiah Kuala (USK). Sinergi ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap platform global yang digerakkan oleh Perwakilan Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (PMFST) UKM tersebut.

Keterlibatan berkelanjutan ini tidak terlepas dari catatan emas pada edisi sebelumnya. Pada ajang MRCST 2025 lalu, delegasi mahasiswa UMRAH sukses menorehkan prestasi gemilang dengan membawa pulang penghargaan (award) internasional di beberapa kategori kompetisi. Keberhasilan tahun lalu tersebut menjadi bukti nyata bahwa kapasitas riset dan inovasi mahasiswa UMRAH mampu bersaing ketat di level Asia Tenggara, sekaligus menjadi pemantik motivasi bagi kontingen universitas untuk mempertahankan—bahkan meningkatkan—capaian prestasi pada edisi 2026 ini.

Berbeda dengan orientasi tahun lalu yang berfokus pada penggerak inovasi masa depan, tahun ini MRCST’26 mengusung tema strategis: “Science and Technology for Optimized Resource Utilization” (Sains dan Teknologi untuk Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya). Tema ini diangkat sebagai respons konkret terhadap meningkatnya tekanan global terhadap efisiensi, keberlanjutan (sustainability), serta tata kelola energi, material, dan data yang lebih cerdas.

Sebagai konferensi multidisiplin, forum ini menyediakan wadah diseminasi ilmiah yang luas, mencakup bidang keilmuan biologi, kimia, fisika, teknik, matematika, hingga sains kebumian (geoscience). Para peserta, yang terdiri dari mahasiswa sarjana, pascasarjana, serta peneliti muda, akan berkompetisi dalam tiga kategori utama: Oral Presentation (Presentasi Lisan), Poster Presentation (Presentasi Poster), dan Innovation (Inovasi Produk/Gagasan).

Seluruh materi kajian ilmiah dijabarkan ke dalam lima sub-tema besar, meliputi Physics and Mathematics, Advances in Biological Science, Chemical and Food Science, Geoscience and Earth Science, serta Engineering.

Bagi UMRAH, kembali dipercaya sebagai kolaborator regional bersama ITS, UNAIR, dan USK merupakan langkah taktis untuk terus membumikan visi tata kelola maritim dan kepulauan dalam cakupan sains global sesuai Prinsip Maritime Civic Civilization University yang diusung oleh UMRAH. Selain memperkuat internasionalisasi institusi, ajang ini membuka ruang adaptasi yang luas bagi civitas akademika UMRAH untuk mempertajam literasi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta memperluas jejaring riset transnasional di masa depan.

Editor : Adi Pranadipa, S.I.Kom