Home Blog Page 163

666 Mahasiswa UMRAH Kukerta di Bintan

0
Sejumlah mahasiswa bersiap-siap untuk berangkat ke lokasi Kukerta. Selasa (5/7).Foto.Adi Pranadipa

umrah.ac.id – BINTAN- Ratusan mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) saat ini tengah menjalani kuliah kerja nyata (Kukerta) di puluhan desa di Kabupaten Bintan. Pelepasan mahasiswa peserta Kukerta ini dilakukan oleh Bupati Bintan Ansar Ahmad dan Rektor Umrah Maswardi, di gedung Rektorat Umrah, Senggarang, Tanjungpinang, Selasa (5/7) .

Rektor Umrah Maswardi mengatakan, jumlah mahasiswa Umrah yang melaksanakan Kukerta sebanyak 666 orang. Ia menghimbau para mahasiswa untuk rajin menulis dan memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin. “Mohon diterima pak bupati, pak camat mahasiswa kita ini, bimbing mereka agar dapat menjadi mahasiswa yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia,”kata Maswardi, saat pelepasan mahasiswa Kukerta itu.

Dalam kesempatan itu, Maswardi meminta gubernur, bupati/walikota untuk membantu menyediakan buku-buku kuliah sebagai perpustakaan mahasiswa guna mengisi gedung perpustakaan Umrah yang cukup besar di komplek kampus ternama di Kota Tanjungpinang ini. “Bapak Bupati Bintan, Pak Ansar juga sudah memberikan beasiswa bagi mahasiswa kita tahun lalu, mudah-mudahan beasiswa tersebut dapat dilanjutkan tahun ini,”ujarnya.

Di tempat yang sama, Bupati Bintan Ansar Ahmad menyambut gembira adanya mahasiswa Umrah yang melakukan Kukerta di Kabupaten Bintan pada tahun 2011 ini. Ansar sempat menjelaskan selintas tentang kondisi daerah ini. Saat ini Bintan memiliki 36 desa yang sedang dibangun, 15 kelurahan dan 10 kecamatan.

“Mengubah pola pikir masyarakat sangat penting, terutama dalam mendukung lajunya pembangunan. Hal ini dapat tercapai, salah satunya dengan bantuan dari intelektual para mahasiswa yang Kukerta di wilayah Bintan ini,”kata Ansar.

Ansar berharap kepada mahasiswa Kukerta untuk dapat mendorong anak-anak didik di Bintan untuk wajib belajar 9 tahun, serta peningkatan kegiatan pemberantasan buta aksara agar jangan sampai ada anak-anak yang putus sekolah dan bodoh.

“Lebih dari Rp 5 miliar kita keluarkan untuk menangani masalah buta aksara ini bersama pemerintah pusat. Kami berterima kasih kepada rektor dan keluarga besar Umrah yang sudah memilih Kabupaten Bintan sebagai lokasi untuk melaksanakan Kukerta,”tutur Ansar.

Menanggapi permintaan Rektor Umrah, untuk penyediaan buku-buku kuliah guna mengisi perpustakaan Umrah, Ia langsung merespon dan berjanji untuk dianggarkan pada APBD Bintan tahun 2012. Pemkab Bintan akan membantu sebesar Rp200 juta dengan pola hibah, guna membeli buku-buku yang dibutuhkan mahasiswa.

Sementara itu, Pengurus Yayasan Pendidikan Kepulauan Riau , Lamidi yang juga Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPPKD) Bintan, berharap mahasiswa yang Kukerta ini dapat memenuhi aturan, membagi waktu dengan baik di dalam Kukerta dan harus bisa bekerjasama dengan camat dan lurah setempat. (dip/haluankepri)

Rektor Melantik Pejabat Struktural di Lingkungan UMRAH

0
Rektor Melantik sejumlah Pejabat Struktural di Lingkungan UMRAH, Selasa (21/5), Foto: Adi Pranadipa

umrah.ac.id -Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Prof. Dr. Maswardi M.Amin  melantik  sejumlah pejabat struktural di lingkungan UMRAH seperti Pembantu Rektor I,  Kepala Biro, Kepala Unit Pelaksana Teknis,  Dekan Fakultas, Kepala Bagian,  Pembantu Dekan, Kepala  Laboratorium, Ketua Program Studi  di lingkungan UMRAH, Selasa (21/5) bertempat di Lobby Rektorat , Kampus UMRAH Senggarang.

Pejabat yang dilantik antara lain  Prof. Dr. H. Mochammad Saad, MS sebagai Pembantu Rektor I, Rumzi Samin, sebagai Dekan FISIP, Fatahurrazak sebagai Dekan FE, Muzahar sebagai Kepala Biro Administrasi  Akademik dan Kemahasiswaan, Marlia Saridewi, Kepala Biro Administrasi Umum & Keuangan, Achmad Uzaimi, Pembantu Dekan I FE, Akhirman, Pembantu Dekan II FE, Tengku Said Raza’i, Pembantu Dekan I FIKP, Martaleli Bettiza, Pembantu Dekan II FT, Rozeff Pramana , Ketua Program Studi Teknik Elektro, Nerfita Nikentari, Ketua Program Studi Teknik Perangkat Lunak /Informatika, dan Pejabat-pejabat lainnya yang turut dilantik acara  yang turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Kepri, Dr.Suhajar Diantoro yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Kepri dan Fahmi Fikri, Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Kepri.

Dr. Suhajar Diantoro

Usai Pelantikan oleh Rektor, acara kemudian diteruskan dengan kata Sambutan Ketua Yayasan Pendidikan oleh Dr. Suhajar Diantoro. Dalam Sambutannya Suhajar mengucapkan selamat bagi para pejabat yang sudah dilantik semoga dapat bekerja sebaik-baiknya demi kemajuan UMRAH kedepan. Ia juga menyampaikan sampai dimana proses penegrian UMRAH.

“Proses penegrian UMRAH Alhamdulillah tidak mengalami kendala apa-apa, minggu lalu, Kamis (16/5)  Kami beserta rektor  dan Jajaran UMRAH, telah melakukan pertemuan di kantor sekretariat Negara bersama tiga kementrian yang mendukung proses penegrian yaitu Kemdiknas, Kemenkeu, dan KeMenpan,  hasil yang didapat dari rapat itu tidak ada masalah, dan Insya Allah dalam jangka waktu Satu bulan sejak pertemuan tersebut, UMRAH sudah Negeri, jadi sebaiknya kita doakan selalu” kata Suhajar.

Prosesi Pelantikan kemudian diakhiri oleh Pemberian ucapan selamat kepada pejabat UMRAH yang telah dilantik  oleh Rektor dan jajaran pimpinan Yayasan beserta Staff dan Mahasiswa yang hadir.

Seminar Pengelolaan Daerah Perbatasan Kepulauan Riau

0
Pasoroan Herman menyampaikan materi Bisnis Maritim, Selasa(7/6) . foto.Adi Pranadipa

umrah.ac.id – Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi UMRAH, bekerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan Pimpinan Kolektif Wilayah KAHMI Kepulauan Riau menyelenggarakan  Seminar Pengelolaan Daerah Perbatasan Kepulauan Riau yang disejalankan dengan penyerahan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT Pelindo, Selasa (7/6) di kampus Fakultas Ekonomi UMRAH, Senggarang.

Seminar yang menghadirkan narasumber Pasoroan Herman Harianja, Direktur PUM PT Pelindo I, Dr. Harry Azhar Aziz, MA, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kepri dibuka oleh Gubernur Kepri, HM Sani.Tampil sebagai Moderator dalam seminar sehari tersebut Achmad Uzaimi, M.Si.Ak, Dosen  Program Studi Akuntansi UMRAH.

Dalam Paparannya Direktur PUM, PT Pelindo I, Pasoroan Herman Harianja meyampaikan bahwa Kepulauan Riau merupakan provinsi yang memiliki potensi besar dalam Bisnis Maritim. Kemudian ia meyampaikan apa saja yang sudah dikembangkan dan akan dikembangkan oleh PT Pelindo di Provinsi Kepulauan Riau.

Untuk Pulau Batam, Industri jasa maritim yang sudah dan akan dikembangkan  seperti Shipyard, ICT, Kabel bawah laut, pariwisata MICE dengan Cruise Ship serta Passenger Terminal , Industri Mesin kapal, Offshore, Coastal Structure Engineering,  Logistic Hub, Container Depo, FTZ KEK, untuk transportasi laut yg akan dikembangkan adalah Hub Ports serta Big Ports.

Untuk Daerah kabupaten Karimun, selain dermaga khusus serta Multi Ocean Shipyard yang paling berpotensi dikembangkan adalah jasa Ship to Ship Transfer, Oil Tanking, Lay up serta Anchorage.

Pulau Bintan dan Tanjungpinang  juga cukup ideal untuk jasa Ship to Ship Transfer, Oil Tanking, Lay up serta Anchorage.  Selain itu Offshore, Coastal Structure Engineering, serta untuk pariwisata seperti Cruise Ship, dan bisnis jasa pariwisata terkait dengan penumpang.

Sedangkan Natuna dan Anambas, sama-sama memiliki Sumber Energi dan Pertambangan di laut lepas, serta sama-sama memiliki potensi untuk Menjadi Pusat Industri Pengolahan perikanan, khusus Natuna juga berpotensi untuk dikembangkan jasa Ship to Ship Transfer, Oil Tanking, Lay up serta Anchorage.

“hanya saja Potensi besar tersebut saat ini belum digarap secara optimal, karena membutuhkan SDM Maritim yang memiliki keahlian khusus untuk mengelola bisnis maritim, saya berharap UMRAH kedepan dapat memfokuskan diri pada hal ini”. Kata Pasoroan Herman dalam Presentasinya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UMRAH Prof. Maswardi menyampaikan supaya PT. Pelindo juga menyerahkan Beasiswa Kepada UMRAH. Permintaan rektor tersebut kemudian ditanggapi oleh Pasoroan Herman, biasanya beasiswa Pelindo itu diasalurkan dalam bentuk CSR. Lalu ia menyarankan kepada rektor untuk menjalin hubungan kerja dengan para duta besar-duta besar supaya diberikan kemudahan beasiswa  bagi civitas akademika UMRAH untuk melanjutkan studi di Luar Negeri.(dip)

UMRAH terima lawatan Rombongan “Global Outreach” Universiti Teknologi Malaysia

0
Rombongan UTM dan UMRAH berfoto bersama (foto: Adi Pranadipa/Warta)

Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Menerima lawatan Rombongan Global Outreach dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) , Selasa, (10/5). Rombongan yang berasal dari Fakulti Pendidikan UTM sebanyak 20 orang mahasiswa itu diketuai oleh Dosen Pembimbing,  Shahrin yang juga didampingi oleh Mantan wakil Bupati Bintan, Drs. Mastur Taher.  Rombongan disambut oleh Pembantu Rektor III, Bidang kemahasiswaan, Daeng Ayub Natuna bersama mahasiswa-mahasiswa UMRAH di Lobby Kampus UMRAH Senggarang.

Selanjutnya Rombongan UTM memasuki Ruang Rapat Utama Rektorat untuk mendengarkan Paparan Rektor UMRAH , Prof. Maswardi M. Amin.

Dalam Presentasinya  Prof. Maswardi menyampaikan UMRAH ini memiliki 5 Fakultas  yaitu Teknik, FISIP, FKIP, Ekonomi  dan Ilmu Kelautan Perikanan (FIKP). Selain menjelaskan Kondisi eksisting UMRAH, rektor juga memaparkan rencana kedepan pendirian Fakultas Kedokteran UMRAH.  Pendirian Fakultas Kedokteran ini snagat dimungkinkan di UMRAH ini karena Biota-biota laut yang menjadi bahan Riset Fakultas Ilmu Kelautan & Perikanan UMRAH , bisa menjadi sumber obat-obatan.

“Sebagai Contoh , Tinta Hitam pada Cumi atau Sotong, selain biasa dijadikan Kuah Hitam pada masakan Sotong, juga ternyata memiliki khasiat sebagai Obat Kanker” ujar Prof. Maswardi kepada Para Tetamu dan civitas akademika yang memadati ruang rapat utama rektorat UMRAH. Kemudian Prof. Maswardi juga mempresentasikan Kampus terpadu UMRAH Pulau Dompak yang sudah 98 % jadi dan direncanakan siap untuk ditempati menjelang Akhir tahun 2011.

Menurut Shahrin, Dosen Pembimbing sekaligus Ketua Rombongan UTM Global Outreach, Rombongan yang dibawanya adalah berasal dari mahasiswa Sains Olahraga yang merupakan mahasiswa Akhir yang siap diwisuda.  Ia juga mengatakan kalau UMRAH sangatlah spesial dengan segala potensinya, dan UTM juga sedang mencari ilmu-ilmu baru dengan melakukan Riset dibidang Bioteknologi dan Biomedical.

“di UTM, ada program spesial yaitu Global Outreach, dimana mahasiswa akhir yang akan diwisuda mesti melalui Global Outreach supaya wawsan mereka bertambah luas, dengan mengunjungi tempat khusus seperti Kepri yang kali ini menjadi tujuan kami” Ujar Shahrin dengan aksen melayu malaysia yang kental.

Tukar Menukar Cindera Mata

“Mengapa Kepri yang dipilih, Karena Kepri berpotensi bagi UTM untuk melakukan Riset Biomedis dan tidak menutup kemungkinan dilakukan Join-Research antara UMRAH dan UTM” Tambahnya lagi.

Shahrin juga menyampaikan kabar baik kepada pihak UMRAH bahwa khusus bagi lulusan UMRAH maupun civitas akademika  yang hendak melanjutkan ke jenjang S2 maupun S3, UTM memiliki Pogram Khusus bagi yang berasal dari UMRAH tidak perlu tes TOEFL dan juga perkuliahan bisa melalaui Online Learning dan mekanisme by-Research, sehingga tidak perlu sering-sering ke Johor. Cukup sekali-sekali bimbingan bersama dosen pembimbing.

Pertemuan antara dua Kampus Serumpun itu diakhiri dengan saling-tukar menukar Cinderamata antara UMRAH dan UTM. (dip)