Program Kolaborasi UMRAH dan UKM Berbuah Prestasi, Mahasiswa UMRAH Borong Medali pada Ajang Inovasi Internasional

Kompetisi inovasi internasional dalam rangka UKM–UMRAH Mobility Programme 2026 menjadi panggung mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas dan daya saing global. Mahasiswa UMRAH sukses meraih berbagai penghargaan sekaligus memperkuat reputasi kampus di tingkat internasional.

TANJUNGPINANG – Kolaborasi akademik antara Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) kembali membuahkan hasil membanggakan. Mahasiswa UMRAH berhasil meraih sejumlah penghargaan Gold Medal, Silver Medal, dan Bronze Medal pada ajang Kompetisi Inovasi Internasional yang diselenggarakan di Galeri Tamadun Maritim, Gedung Satu Gurindam-Ismeth Abdullah, Kampus UMRAH Dompak, Rabu (29/7). Kegiatan tersebut juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube UMRAH TV.

Kompetisi ini merupakan bagian dari UKM–UMRAH Mobility Programme 2026, hasil kolaborasi Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman (FTTK) UMRAH bersama Faculty of Science and Technology (FST), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kegiatan diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Malaysia, dan Prancis yang menampilkan berbagai inovasi pada beragam bidang keilmuan. Termasuk Universitas Ibnu Sina Batam turut ambil bagian.

Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan mahasiswa UMRAH dari Program Studi Kimia, Teknik Industri, Teknik Informatika, Pendidikan Kimia, dan Kedokteran yang mendominasi perolehan penghargaan pada berbagai kategori inovasi. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa budaya riset dan inovasi yang terus dikembangkan di lingkungan UMRAH mampu melahirkan karya-karya yang kompetitif di tingkat internasional.

Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan ketua pelaksana yang disampaikan oleh mahasiswa UMRAH dan UKM, dilanjutkan sambutan Dekan FTTK UMRAH, sambutan perwakilan UKM, pembukaan resmi oleh Rektor UMRAH, pertukaran cenderamata antarinstitusi, presentasi inovasi dari seluruh peserta, hingga pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang.

Dekan Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman (FTTK) UMRAH, Martaleli Bettiza, S.Si., M.Si., berharap kolaborasi internasional antara UMRAH dan UKM dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kedua institusi.

“Kami berharap kolaborasi internasional seperti ini terus terlaksana dengan dukungan kebijakan yang semakin kuat dari kedua institusi. Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan, penelitian, maupun hubungan akademik antara UMRAH dan UKM, sekaligus mempererat kemitraan Indonesia dan Malaysia,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Faculty of Science and Technology (FST) Universiti Kebangsaan Malaysia, ChM. Dr. Nurul Asikin binti Mijan, menegaskan komitmen UKM untuk terus memperkuat kolaborasi akademik bersama UMRAH.

“Kami berharap hubungan antara UKM dan UMRAH semakin kuat. Khususnya di Fakultas Sains dan Teknologi, Departemen Kimia, kami selalu terbuka untuk menerima dosen dan mahasiswa UMRAH dalam berbagai kegiatan riset dan penelitian bersama,” ungkapnya.

Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA., mengatakan bahwa kompetisi inovasi internasional tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga wadah untuk menghasilkan inovasi yang mampu memberikan solusi bagi masyarakat.

“Saya berharap kompetisi ini dapat mendorong lahirnya berbagai pencapaian terbaik di bidang akademik. Lebih dari itu, inovasi dan hasil riset yang dihasilkan diharapkan mampu memberikan dampak sosial yang positif serta melahirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Rektor.

Untuk menjamin objektivitas penilaian, kompetisi menghadirkan dewan juri yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan dan inovasi, yaitu ChM. Dr. Farah Hannan binti Anuar Ketua Program Teknologi Kimia, Universiti Kebangsaan Malaysia, Dr. Indra Martias dari Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang dan Deskasary, M.Km. dari RSUP Raja Ahmad Tabib. Kehadiran juri dari kalangan akademisi dan praktisi memberikan kredibilitas terhadap proses penilaian setiap karya inovasi yang dipresentasikan peserta.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Prendjak dan Kedai Kopi Abu Dafi Tanjungpinang sebagai mitra strategis yang turut menyukseskan penyelenggaraan kompetisi internasional tersebut. Kolaborasi antara perguruan tinggi, mitra industri, dan komunitas menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan kompetisi ini, UMRAH kembali menegaskan komitmennya sebagai Maritime Civic Civilization University yang terus mendorong lahirnya inovasi, memperluas jejaring internasional, serta mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat global.

Kolaborasi dengan Universiti Kebangsaan Malaysia diharapkan terus berkembang melalui berbagai program pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan masyarakat Indonesia, Malaysia, dan kawasan Asia Tenggara. (RAS/Humas)