UMRAH dan UKM Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Community Outreach Programme di Kampung Sei Ladi
Program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan akademisi Indonesia, Malaysia, dan Prancis bersama pemerintah daerah, mitra strategis UMRAH, serta masyarakat ini menghadirkan edukasi pengelolaan sampah berkelanjutan sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak.
TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) bersama Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) kembali memperkuat kemitraan internasional melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Community Outreach Programme 2026 yang diselenggarakan di Kampung Sei Ladi, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Selasa (28/7).
Kegiatan yang menjadi bagian dari UKM–UMRAH Mobility Programme 2026 ini mengusung tema Beyond Borders: A Story of Innovation and Care, sebagai wujud kolaborasi lintas negara dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Program tersebut melibatkan dosen dan mahasiswa dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), dosen dan mahasiswa UMRAH dari Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman (FTTK), Fakultas Kedokteran, serta Program Studi Pendidikan Kimia. Kegiatan ini juga diikuti mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMRAH Tahun 2026, mahasiswa Université Savoie Mont Blanc (Prancis), Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang, Puskesmas Kampung Bugis, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UMRAH, serta masyarakat Kampung Sei Ladi.
Turut hadir pada acara pembukaan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang, Dr. Ahmad Yani, M.M., M.Kes., Kepala Biro Akademik, Perencanaan, Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UMRAH, Ary Satia Dharma, S.Sos., M.Si., Dekan FK UMRAH, Dr. Nevrita, M.Pd., Para Wakil Dekan FTTK, dan tamu undangan lainnya.
Membuka kegiatan tersebut, Dekan Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman (FTTK) UMRAH, Martaleli Bettiza, S.Si., M.Sc., menyampaikan bahwa Community Outreach Programme merupakan implementasi nyata dari kerja sama internasional yang telah terjalin erat antara UMRAH dan UKM.
Menurutnya, kemitraan kedua perguruan tinggi tidak hanya diwujudkan melalui pendidikan dan penelitian, tetapi juga melalui pengabdian kepada masyarakat yang memberikan solusi terhadap berbagai persoalan lingkungan dan sosial.
“Melalui tema Beyond Borders: A Story of Innovation and Care, kita ingin menunjukkan bahwa kolaborasi lintas negara mampu melampaui batas geografis, budaya, dan disiplin ilmu. Inovasi yang dihasilkan tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini semakin mempererat kerja sama antara UMRAH dan UKM sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan,” ujar Martaleli Bettiza.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring internasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, bekerja dalam lingkungan multikultural, serta menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan masyarakat sebagai bekal menghadapi tantangan global.
Sementara itu, Ketua Delegasi Universiti Kebangsaan Malaysia, Dr. Nurul Asikin Mijan, B.Sc, M.Sc, Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada UMRAH beserta seluruh mitra yang telah menyambut dan memfasilitasi pelaksanaan program kolaborasi internasional tersebut. Ia menilai Community Outreach Programme menjadi bukti bahwa perguruan tinggi mampu menghadirkan dampak nyata melalui kerja sama lintas negara.
“Program ini memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak mengenal batas negara. Melalui gotong royong, edukasi, dan kolaborasi bersama masyarakat, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran bahwa lingkungan yang bersih merupakan fondasi bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kami juga berharap hubungan baik antara UKM dan UMRAH terus berkembang melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang benar sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan jenis sampah organik, nonorganik, bahan berbahaya dan beracun (B3), serta residu, termasuk teknik pemilahan dan metode pengolahannya sesuai karakteristik masing-masing.





Selain penyuluhan, peserta juga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang didukung mahasiswa dan tenaga kesehatan dari Fakultas Kedokteran UMRAH, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau dan Puskesmas Kampung Bugis. Kegiatan dilanjutkan dengan aksi gotong royong membersihkan lingkungan Kampung Sei Ladi yang melibatkan mahasiswa Indonesia, Malaysia, Prancis, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memilah sampah sejak dari rumah, mengetahui teknik pengolahan sampah yang tepat, serta mampu menerapkan kebiasaan hidup bersih dan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Sasaran utama program ini meliputi masyarakat Kampung Sei Ladi, khususnya ibu rumah tangga, pemuda, dan tokoh masyarakat yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan lingkungan.
Pelaksanaan Community Outreach Programme 2026 juga mendapat dukungan dari berbagai mitra dan aliansi strategis UMRAH, di antaranya Prendjak dan Kedai Kopi Abu Dafi Tanjungpinang, yang bersama pemerintah daerah, institusi kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya berkolaborasi menyukseskan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Sinergi tersebut menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat.
Melalui Community Outreach Programme 2026, UMRAH kembali menegaskan komitmennya sebagai Maritime Civic Civilization University yang tidak hanya berorientasi pada penguatan pendidikan, penelitian, dan inovasi, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi internasional. Sinergi bersama Universiti Kebangsaan Malaysia, pemerintah daerah, mitra strategis, dan masyarakat diharapkan terus berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan yang memberikan dampak positif bagi pelestarian lingkungan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, serta pembangunan kawasan maritim yang berkelanjutan. (RAS/Humas)
