UMRAH Tuntaskan Delapan Tangkai Lomba PEKSIMIDA Kepri 2026, Pemenang Siap Wakili Kepri ke PEKSIMINAS

TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) sukses menuntaskan pelaksanaan delapan tangkai lomba dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Daerah (PEKSIMIDA) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Dari delapan tangkai lomba yang dipertandingkan, dewan juri menetapkan para pemenang pada 11 kategori perlombaan yang akan dipersiapkan menjadi wakil Provinsi Kepulauan Riau pada Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Nasional (PEKSIMINAS) 2026 sesuai dengan ketentuan masing-masing cabang lomba.

Pelaksanaan lomba di Kampus UMRAH berlangsung semarak dan diikuti mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Delapan tangkai lomba yang dipertandingkan meliputi Tari, Monolog, Baca Puisi, Menyanyi Keroncong, Vokal Grup, Menyanyi Seriosa, Menyanyi Pop, dan Menyanyi Dangdut. Beberapa tangkai lomba dipertandingkan dalam kategori putra dan putri sehingga menghasilkan sebelas kategori juara.Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Sumardin, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, perguruan tinggi, pembina, panitia, dan dewan juri yang telah menyukseskan pelaksanaan delapan tangkai lomba di UMRAH.

Menurutnya, semangat kompetisi yang ditunjukkan para mahasiswa menjadi bukti bahwa pembinaan seni di lingkungan perguruan tinggi Kepulauan Riau terus berkembang dengan baik.

“PEKSIMIDA bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter, kreativitas, dan apresiasi seni mahasiswa. Kami melihat antusiasme yang sangat tinggi dari seluruh peserta. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa Kepulauan Riau memiliki potensi besar di bidang seni yang perlu terus dibina secara berkelanjutan. Kami berharap para pemenang nantinya mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama Kepulauan Riau pada PEKSIMINAS 2026,” ujar Sumardin.

Senada dengan itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UMRAH sekaligus Wakil Ketua BPSMI Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Suryadi, S.P., S.H., M.H., mengatakan bahwa PEKSIMIDA merupakan bagian dari proses pembinaan mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter dan penguatan identitas budaya.

“Seni merupakan ruang pembelajaran yang membentuk kreativitas, kedisiplinan, kepekaan sosial, dan kemampuan berkolaborasi. Melalui PEKSIMIDA, mahasiswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar menghargai karya, keberagaman budaya, dan sportivitas. Kami berharap para pemenang terus meningkatkan kualitasnya dalam menghadapi PEKSIMINAS, sementara peserta lainnya tetap menjadikan ajang ini sebagai motivasi untuk terus berkarya dan berprestasi,” ungkapnya.

Untuk menjamin objektivitas dan kualitas hasil perlombaan, BPSMI Provinsi Kepulauan Riau menghadirkan dewan juri yang memiliki kompetensi akademik dan pengalaman profesional di bidang seni serta sastra. Penilaian pada cabang seni pertunjukan dilakukan oleh Nanda (Tanjungpinang), Deny Wibowo (Batam), dan Valentina (Bintan), yang merupakan lulusan magister seni dan aktif berkarya di bidang kesenian. Sementara itu, penilaian pada tangkai lomba lainnya melibatkan Nanda sebagai seniman, Suhardi dan Anastasya sebagai praktisi seni, serta Musliha, dosen di bidang sastra. Komposisi dewan juri yang berasal dari unsur akademisi, seniman, dan praktisi menjadi bagian dari komitmen BPSMI dalam menghadirkan proses penilaian yang profesional, objektif, independen, dan akuntabel.

Adapun para Juara I dari delapan tangkai lomba yang telah dipertandingkan di UMRAH diantaranya, Tari – Universitas Maritim Raja Ali Haji, Monolog – Zulkifli (Universitas Ibnu Sina Batam), Baca Puisi Putra – Darmawansyah Putra (Universitas Ibnu Sina Batam), Baca Puisi Putri – Ela Savira (Universitas Ibnu Sina Batam), Menyanyi Keroncong – Muhammad Zulfan (Universitas Maritim Raja Ali Haji), Vokal Grup – Politeknik Negeri Batam, Menyanyi Seriosa Putri – Nadya Natasya Siahaan (Institut Kesehatan Mitra Bunda), Menyanyi Pop Putra – Muhammad Fathur Sadiq (Universitas Maritim Raja Ali Haji), Menyanyi Pop Putri – Sheryl Joyshelin Manalu (Politeknik Negeri Batam), Menyanyi Dangdut Putra – Muhammad Alfathir Alkandri (Universitas Maritim Raja Ali Haji), Menyanyi Dangdut Putri – Sarah Mutia Sridewi (Universitas Maritim Raja Ali Haji).

Para pemenang pada kategori tersebut akan menjalani pembinaan lanjutan sebagai persiapan menghadapi PEKSIMINAS 2026 sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan oleh BPSMI Provinsi Kepulauan Riau.

Sementara itu, rangkaian PEKSIMIDA Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 masih akan berlanjut di Politeknik Negeri Batam, yang menjadi lokasi pelaksanaan tangkai lomba lainnya. Dengan demikian, rekapitulasi prestasi masing-masing perguruan tinggi baru akan ditetapkan setelah seluruh rangkaian perlombaan di kedua lokasi selesai dilaksanakan.

Keberhasilan UMRAH sebagai salah satu tuan rumah pelaksanaan PEKSIMIDA Kepri 2026 menunjukkan komitmen universitas dalam mendukung pengembangan minat, bakat, dan prestasi mahasiswa di bidang seni. Bersama BPSMI Provinsi Kepulauan Riau dan seluruh perguruan tinggi peserta, UMRAH terus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, berkarakter, serta mampu mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat nasional melalui ajang PEKSIMINAS 2026. (RAS/Humas)