UMRAH dan CME Malaysia Jalin Kerja Sama Strategis, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Kemaritiman

TANJUNGPINANG — Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) terus memperluas jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Center of Maritime Excellence (CME) Malaysia. Kegiatan yang dirangkaikan dengan kuliah umum tersebut berlangsung pada Jumat (30/10), bertempat di Hall Galeri Tamadun Maritim, Gedung Satu Gurindam–Ismeth Abdullah, Kampus UMRAH Dompak, Tanjungpinang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA; President Center of Maritime Excellence (CME) SDN BHD Malaysia, Dato’ Capt. Dr. Jaffar bin Lamri; tokoh Central Kepri sekaligus Anggota Dewan Pertimbangan UMRAH, H. Huzrin Hood, S.H., M.H.; para Wakil Rektor, Dekan, Kepala Biro di lingkungan UMRAH, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi oleh Rektor UMRAH, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara UMRAH dan CME Malaysia sebagai langkah awal memperkuat hubungan kelembagaan dan membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, riset, serta pengembangan kemaritiman.

Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Kemaritiman Serumpun

Dalam sambutannya, President CME SDN BHD Malaysia, Dato’ Capt. Dr. Jaffar bin Lamri, menyampaikan bahwa hubungan antara Indonesia dan Malaysia sebagai negara serumpun memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan industri.

Ia juga mengangkat sosok Raja Haji sebagai tokoh yang patut menjadi teladan, khususnya dalam bidang kemaritiman dan keagamaan. Menurutnya, nilai sejarah dan ketokohan Raja Haji dapat menjadi inspirasi dalam membangun semangat keilmuan dan kemaritiman bagi generasi muda.

“Kita semua di sini memiliki tugas untuk belajar dan nantinya menerapkan ilmu tersebut di dunia kerja. Bagi saya, Raja Haji adalah tokoh yang patut dijadikan contoh. Beliau memiliki kepakaran dalam dunia kemaritiman dan keagamaan,” ungkap Jaffar.

Lebih lanjut, ia berharap kemitraan antara CME dan UMRAH dapat menjadi ruang bagi kedua institusi untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan mengembangkan berbagai peluang kerja sama pada masa mendatang.

“Kita adalah serumpun. Kita bisa bersama-sama mengembangkan pendidikan, riset, dan dunia industri. Kita berharap melalui kerja sama ini, CME dan UMRAH dapat saling belajar dalam berbagai bidang. Banyak hal yang dapat kita lakukan ke depannya,” tambahnya.

Rektor UMRAH Dorong Keterlibatan Aktif Mahasiswa

Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA, menyambut baik terjalinnya kerja sama dengan CME Malaysia. Menurutnya, UMRAH dan CME memiliki semangat serta cita-cita yang sejalan dalam pengembangan pendidikan dan kemaritiman.

Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada CME atas kemitraan yang dibangun dan berharap kerja sama tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor turut memberikan perhatian kepada mahasiswa yang mengikuti kuliah umum agar dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, menyimak materi yang disampaikan narasumber, serta terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

“Saya berharap kepada adik-adik mahasiswa agar dapat mencermati dan menyimak dengan baik apa yang akan disampaikan oleh narasumber. Terima kasih kepada CME atas kerja sama yang telah terjalin dan nantinya akan kita tindak lanjuti bersama. UMRAH dan CME memiliki semangat serta cita-cita yang sama, sehingga kami sangat menyambut baik kemitraan ini. Kami juga berharap mahasiswa memiliki keterlibatan aktif dalam mengikuti setiap perkuliahan,” ujar Agung.

Kuliah Umum Hadirkan Perspektif Kemaritiman Internasional

Usai seremoni pembukaan dan penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum yang menghadirkan President Center of Maritime Excellence (CME) SDN BHD Malaysia, Dato’ Capt. Dr. Jaffar bin Lamri, sebagai narasumber tunggal.

Kuliah umum ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan UMRAH. Kehadiran narasumber dari Malaysia diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan, perspektif, serta pengalaman internasional kepada mahasiswa, khususnya dalam memahami perkembangan dan peluang di bidang kemaritiman.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang interaksi akademik antara mahasiswa UMRAH dengan praktisi dan tokoh kemaritiman dari Malaysia, sehingga dapat memperluas cakrawala pengetahuan serta mendorong semangat kolaborasi lintas negara.

Melalui penandatanganan MoU dan penyelenggaraan kuliah umum ini, UMRAH berharap hubungan kemitraan dengan CME Malaysia dapat terus berkembang dan diwujudkan dalam program-program kolaboratif yang berkelanjutan, khususnya dalam penguatan pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kemaritiman.(RAS/Humas)