UMRAH Launching 1000 IMPACTed Star, Siapkan Roadmap Menuju Juara Umum PIMNAS 2032

TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) resmi meluncurkan program 1000 IMPACTed Star (Satu Kampus, Seribu Bintang, 1000 Aksi Inovasi) pada Jumat (6/2) di Auditorium Kampus UMRAH Dompak.

Program ini menjadi langkah strategis UMRAH dalam mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas proposal mahasiswa agar mampu lolos Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tingkat nasional, sekaligus bagian dari roadmap besar menuju Juara Umum PIMNAS 2032.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diselenggarakan oleh Biro Akademik, Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama (BAPKK) dan dilaksanakan oleh Tim Taskforce PKM UMRAH, dengan diikuti ratusan mahasiswa lintas fakultas.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor UMRAH Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Suryadi, S.P., S.H., M.H., menekankan bahwa kekuatan utama PKM berangkat dari kepekaan mahasiswa terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

“Berangkat dari tagline kampus berdampak, setiap kita punya ide dan gagasan yang perlu dipublikasikan agar memberi dampak. Problematika sosial yang kita temui bisa diramu menjadi gagasan dan solusi melalui PKM,” ujarnya.

Ia menambahkan, angka 1000 dalam program IMPACTed Star merupakan target minimal partisipasi mahasiswa.

“Angka 1000 yang kita usung ini adalah angka minimal. Sangat mungkin jumlah mahasiswa yang terlibat bisa lebih dari itu,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA, dalam sambutannya sekaligus melaunching program 1000 IMPACTed Star, menegaskan komitmen UMRAH dalam membangun ekosistem PKM yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Kita wajib mendorong mahasiswa untuk berkreasi dan berinovasi. PKM adalah agenda besar nasional, dan untuk mencapainya kita harus menyiapkan mahasiswa secara serius agar mampu lolos hingga tingkat nasional,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rektor UMRAH memaparkan strategi dan roadmap PKM UMRAH menuju Juara Umum PIMNAS 2032, yang dibagi ke dalam tiga fase utama. Pada fase 2026–2029, UMRAH fokus pada penguatan fondasi ekosistem PKM dan ekspansi kuantitas proposal, melalui integrasi PKM ke dalam kurikulum dengan pemberian rekognisi SKS, pembentukan pusat PKM, serta sistem insentif dosen pendamping.

Pada fase ini pula, UMRAH menargetkan peningkatan jumlah proposal hingga 3–4 kali lipat, didukung oleh klinik proposal intensif dan reviewer internal bersertifikat. Selain itu, dibangun bank ide riset berbasis potensi maritim, yang memfokuskan tema PKM pada isu kelautan, perikanan, dan ekonomi biru sebagai kekhasan UMRAH.

Selanjutnya, fase 2030–2032 diarahkan pada eskalasi prestasi dan konsolidasi menuju juara umum. Strategi yang disiapkan antara lain bootcamp PIMNAS, pendampingan profesional bagi finalis nasional, serta penguatan inovasi klaster maritim agar UMRAH menjadi pusat talenta nasional di bidang teknologi perikanan dan inovasi sosial kelautan. Target akhirnya adalah meraih medali secara konsisten dan mencapai skor kumulatif tertinggi nasional di PIMNAS 2032.

Melalui peluncuran program 1000 IMPACTed Star, UMRAH berharap lahir ribuan gagasan inovatif mahasiswa yang tidak hanya kompetitif di tingkat nasional, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan sektor kemaritiman.

Program ini sekaligus mempertegas posisi UMRAH sebagai kampus maritim yang unggul, inovatif, dan berorientasi pada prestasi nasional.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan kebijakan PKM 2026 oleh Tim Taskforce PKM UMRAH, dimulai dari pengenalan panduan dan template proposal PKM UMRAH, serta diskusi interaktif sebagai bekal awal mahasiswa dalam menyusun proposal yang berkualitas dan berdaya saing. (RAS/Humas)

Editor Berita & Foto: Rendi A. Saputra – Humas UMRAH

Scroll to Top