UMRAH Turunkan Tiga Tim Kapal pada Kontes Kapal Indonesia 2026
TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) mengirimkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Robotika untuk kembali berlaga di kancah nasional dengan tiga tim untuk berkompetisi pada Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026. Ajang tahunan ini berlangsung pada 13–17 September 2026 di Politeknik Negeri Bengkalis, dengan mengusung tema Garda Maritim Nusantara: Inovasi Teknologi Kapal Coast Guard yang Tangguh, Responsif, dan Mandiri untuk Kedaulatan Bangsa.
Rombongan Tim UKM Robotika UMRAH untuk mengikuti KKI 2026 itu dilepas oleh Dekan Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman (FTTK) UMRAH, Martaleli Bettiza M.Sc., pada Kamis, (10/9) di Gedung A Satu Gurindam Kampus UMRAH Dompak. UKM Robotika UMRAH, yang bernaung di bawah FTTK menerjunkan total 15 mahasiswa yang terbagi ke dalam tiga tim dengan kategori berbeda.
UMRAH menurunkan kapal NAVANTRA UMRAH untuk kategori Autonomous Surface Vessel (ASV) dengan Jumlah anggota 5 orang mahasiswa. Sedangkan kapal NAVECIA UMRAH untuk kategori Fuel Engine Remote Control (FERC) dengan jumlah anggota 5 orang mahasiswa. Serta NAVELORA UMRAH, diikutsertakan untuk kategori Electric Remote Control (ERC) dengan jumlah anggota 5 orang mahasiswa.
Ketiga kapal tersebut merupakan hasil rancangan dan pengembangan mahasiswa sendiri, mulai dari tahap desain, perakitan, hingga pengujian sistem kendali maupun sistem otonom.
Keikutsertaan ini menjadi bagian dari komitmen UMRAH dalam memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan di bidang teknologi kemaritiman, khususnya dalam perancangan, pengembangan, dan pengoperasian kapal berbasis sistem kendali maupun autonomous.
Tema besar KKI 2026 Garda Maritim Nusantara kali ini dinilai selaras dengan karakter UMRAH sebagai perguruan tinggi negeri berbasis kemaritiman. Melalui kompetisi ini, mahasiswa tidak hanya dituntut menghasilkan rancangan kapal yang mampu beroperasi secara optimal, tetapi juga didorong untuk mengembangkan inovasi dan rekayasa teknologi yang relevan dengan kebutuhan sektor kemaritiman nasional.
Persiapan Tim KKI UMRAH didampingi oleh empat dosen pembimbing dari FTTK UMRAH, seperti Hollanda Arief Kusuma, S.IK., M.Si., Tonny Suhendra, S.T., M.Cs., Basyaruddin Ismail Harahap, S.Pd., M.T., Doli Bonardo, S.Si., M.Si. Untuk Koordinasi mahasiswa dalam kontingen dipimpin oleh Al Fitra Saputra selaku ketua tim.
Bagi UMRAH, keterlibatan mahasiswa dalam KKI 2026 diharapkan menjadi sarana mengasah kompetensi teknis, kemampuan pemecahan masalah, dan kerja sama tim, sekaligus membekali mahasiswa dengan pengalaman berkompetisi di tingkat nasional. Pengalaman tersebut diharapkan turut mendorong lahirnya inovasi baru di bidang teknologi kapal dan sistem kendali yang sesuai dengan karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan.
Melalui keikutsertaan NAVANTRA , NAVECIA , dan NAVELORA pada KKI 2026 ini, UMRAH menegaskan komitmennya untuk mendorong mahasiswa tidak hanya memahami teknologi secara akademik, tetapi juga mengimplementasikannya melalui karya nyata dan kompetisi di bidang kemaritiman.
Seluruh tim saat ini tengah menjalani tahap akhir persiapan menjelang keberangkatan ke Politeknik Negeri Bengkalis. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari langkah UMRAH memperkuat ekosistem inovasi dan pengembangan teknologi kemaritiman melalui talenta mahasiswanya. (AP/RAS/Humas)
