UMRAH–UNPAD Perkuat Kerja Sama, Buka Peluang Studi Doktoral melalui Beasiswa Polivalen Gurindam

Kolaborasi diarahkan untuk memperkuat SDM UMRAH melalui pendidikan, riset, publikasi, dan mobilitas akademik.

TANJUNGPINANG — Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan Universitas Padjadjaran (UNPAD) memperkuat hubungan kelembagaan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Salah satu perhatian dalam kerja sama tersebut adalah pengembangan sumber daya manusia, termasuk membuka peluang bagi dosen dan tenaga kependidikan UMRAH untuk melanjutkan pendidikan doktoral melalui Beasiswa Polivalen Gurindam. Senin (31/8).

Kerja sama kedua perguruan tinggi tidak hanya diarahkan pada bidang perikanan dan kelautan. Rektor UNPAD menyampaikan bahwa peluang kolaborasi terbuka pada berbagai bidang keilmuan dan fakultas, baik dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi maupun pengembangan sumber daya manusia.

Menurutnya, UNPAD terus mengembangkan pola pendidikan yang lebih inklusif dengan memanfaatkan berbagai skema pembelajaran, termasuk pembelajaran daring dan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di perguruan tinggi mitra. Skema tersebut dinilai dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik antara UMRAH dan UNPAD.

Kerja sama juga dapat dikembangkan dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah.

“Kami sangat bahagia dan berbangga hati karena UMRAH memilih untuk menjalin kerja sama dengan UNPAD,” ujar Rektor UNPAD.

Bagi UMRAH, kerja sama tersebut memiliki arti penting dalam upaya mempercepat penguatan kualifikasi akademik sumber daya manusia. Rektor UMRAH Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA., menyampaikan bahwa sebagai PTN Satker yang sedang berkembang, UMRAH masih membutuhkan penguatan SDM, termasuk mempercepat peningkatan jumlah dosen dan tenaga kependidikan yang memiliki kualifikasi doktoral.

“UNPAD kami posisikan sebagai guru. Tentunya UMRAH harus banyak belajar dari UNPAD, baik dalam pengembangan institusi maupun penguatan sumber daya manusia,” kata Rektor UMRAH.

Polivalen Gurindam Didorong Perluas Akses Studi Doktoral

Dalam kerangka penguatan SDM tersebut, Beasiswa Polivalen Gurindam menjadi salah satu instrumen yang disiapkan UMRAH untuk mendorong dosen dan tenaga kependidikan melanjutkan studi doktoral.

UMRAH berharap kerja sama dengan UNPAD dapat membuka akses pendidikan yang lebih fleksibel bagi penerima beasiswa. Fleksibilitas tersebut diharapkan memungkinkan dosen dan tenaga kependidikan menempuh pendidikan doktoral tanpa mengabaikan tugas dan tanggung jawabnya di institusi.

Pada tahap awal, peluang kerja sama tersebut diarahkan melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNPAD. Namun, ke depan, cakupan kerja sama diharapkan dapat berkembang ke fakultas dan bidang keilmuan lainnya sesuai kebutuhan pengembangan SDM UMRAH.

Gagasan tersebut mendapat respons positif dari Rektor UNPAD. Ia menyatakan kesiapan institusinya untuk membicarakan pola kerja sama yang memungkinkan proses pendidikan berjalan fleksibel, dengan tetap memperhatikan ketentuan akademik dan menjaga mutu riset serta publikasi.

“Prinsipnya akan dibuat sefleksibel mungkin. Di luar aspek ini, mungkin perlu dibicarakan juga untuk keperluan riset, dosen, dan pembimbing agar tidak menyulitkan,” jelasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus membuka ruang pembahasan lebih lanjut mengenai mekanisme studi, penelitian, pembimbingan, dan berbagai aspek akademik lainnya yang diperlukan untuk mendukung dosen dan tenaga kependidikan UMRAH selama menjalani pendidikan doktoral.

Tak Hanya Pendidikan, Kerja Sama Dibuka untuk Riset dan Mobilitas Akademik

Penandatanganan MoU antara UMRAH dan UNPAD menjadi dasar bagi kedua perguruan tinggi untuk mengembangkan kerja sama yang lebih konkret. Ruang kolaborasi mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta mobilitas akademik.

Bagi UMRAH, perluasan kerja sama dengan perguruan tinggi seperti UNPAD diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi dosen dan tenaga kependidikan dalam mengembangkan kompetensi akademiknya.Di sisi lain, kolaborasi riset dan publikasi membuka peluang bagi akademisi kedua universitas untuk mengembangkan kajian bersama yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan, termasuk persoalan yang berkaitan dengan wilayah kepulauan dan kemaritiman.

Melalui kerja sama tersebut, UMRAH berharap pelaksanaan Beasiswa Polivalen Gurindam dapat berjalan lebih optimal, khususnya dalam mendukung percepatan studi doktoral dosen dan tenaga kependidikan. Peningkatan kualifikasi akademik tersebut diharapkan pada akhirnya turut memperkuat kapasitas UMRAH dalam menjalankan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang, UMRAH memandang penguatan SDM sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun institusi yang unggul. Kolaborasi dengan UNPAD menjadi bagian dari ikhtiar tersebut, sekaligus membuka ruang belajar dan bertukar pengalaman dengan salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. (RAS/Humas)