UMRAH Perkuat Kerja Sama dengan UB dan UNY untuk Akselerasi Studi Doktoral
Beasiswa Polivalen Gurindam menjadi salah satu skema UMRAH untuk mempercepat peningkatan kualifikasi dosen dan tenaga kependidikan.
TANJUNGPINANG — Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) memperluas jejaring akademiknya dengan Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Penguatan kerja sama tersebut diarahkan, salah satunya, untuk mempercepat peningkatan kualifikasi akademik dosen dan tenaga kependidikan UMRAH melalui pendidikan doktoral.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama yang dihadiri Rektor UMRAH, Rektor UB, Rektor UNY, jajaran pimpinan UMRAH, serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB), di Surabaya, Minggu (30/8).
Pada kesempatan yang sama, UMRAH juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan FEB UB sebagai langkah awal pengembangan kolaborasi yang lebih spesifik antarfakultas.
Kerja sama dengan kedua perguruan tinggi tersebut menjadi bagian dari upaya UMRAH memperkuat sumber daya manusia melalui Program Beasiswa Polivalen Gurindam. Program ini disiapkan untuk memberikan kesempatan kepada dosen dan tenaga kependidikan melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral dengan tetap memperhatikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di institusi sesuai ketentuan yang berlaku.
FEBM UMRAH–FEB UB Jadi Langkah Awal
Salah satu tindak lanjut kerja sama dengan UB diarahkan pada pengembangan studi lanjut bagi sivitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) UMRAH melalui FEB UB.
Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA., menyampaikan bahwa peningkatan kualifikasi akademik merupakan kebutuhan penting bagi UMRAH yang tengah terus berkembang. Dari sekitar 420 dosen UMRAH, saat ini baru sekitar 17 persen yang telah bergelar doktor.
Kondisi tersebut mendorong UMRAH untuk melakukan akselerasi melalui berbagai skema, salah satunya penyediaan beasiswa bagi dosen dan tenaga kependidikan yang ingin melanjutkan pendidikan.
“Salah satu upaya kami melakukan akselerasi adalah memberikan beasiswa, namanya Beasiswa Polivalen Gurindam,” ujar Rektor UMRAH.
Melalui skema tersebut, UMRAH berharap dosen dan tenaga kependidikan dapat memperoleh kesempatan menempuh pendidikan doktoral dengan pola yang memungkinkan tugas kedinasan tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Rektor UMRAH juga berharap dukungan dari UB dan UNY dapat membantu mempercepat penguatan kapasitas SDM UMRAH, baik melalui pendidikan doktoral maupun pengembangan kerja sama akademik lainnya.
UB Dorong Riset Bersama dan Publikasi
Kerja sama UMRAH dan UB tidak berhenti pada pendidikan dan studi lanjut. Rektor UB, Prof. Widodo S., mendorong agar hubungan kedua perguruan tinggi dikembangkan ke bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi ilmiah.
Menurutnya, program pendidikan dapat menjadi awal untuk membangun hubungan akademik yang lebih luas antara dosen dan sivitas akademika kedua perguruan tinggi.
“Kita ingin sekali kerja sama itu tidak berhenti di program pendidikan, tetapi lebih dari itu, dilanjutkan dengan riset bersama,” ujar Rektor UB.
Ia juga berharap kolaborasi tersebut dapat menghasilkan lebih banyak karya ilmiah yang dipublikasikan bersama.
“Tidak hanya proses pendidikannya saja, tapi dilanjutkan proses kerja sama untuk riset, biar publikasinya banyak,” katanya.
UB juga membuka peluang bagi dosen dan sivitas akademikanya untuk terlibat dalam berbagai kegiatan bersama di UMRAH, termasuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan demikian, pendidikan doktoral tidak hanya menjadi sarana peningkatan kualifikasi individu, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk bagi terbentuknya jejaring riset dan kolaborasi akademik yang lebih kuat.
UNY Buka Akses Studi Doktoral bagi Sivitas Akademika UMRAH
Sementara itu, kerja sama UMRAH dengan UNY diarahkan pada pengembangan studi lanjut bagi dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMRAH.
Pada tahap awal, FKIP UMRAH akan menjajaki kerja sama dengan sejumlah fakultas di UNY sesuai bidang keilmuan dan kebutuhan pengembangan SDM.
Rektor UNY, Prof. Dr. Sumaryanto, menyampaikan keterbukaan UNY untuk menerima sivitas akademika UMRAH yang ingin melanjutkan pendidikan doktoral.
“Mulai minggu ini, minggu depan, kalau mau mengikuti yang kuliah S3, kami welcome,” ujar Rektor UNY.
Menurutnya, peningkatan kualifikasi sumber daya manusia juga menjadi bagian dari pengalaman yang terus dikembangkan UNY. Ia menyebut sekitar 50 tenaga kependidikan UNY telah menyelesaikan pendidikan doktoral dan sebagian di antaranya kemudian beralih menjadi dosen. Saat ini, masih terdapat 131 tenaga kependidikan UNY yang sedang menempuh pendidikan S3.
Pengalaman tersebut dapat menjadi salah satu referensi bagi UMRAH dalam mengembangkan kebijakan peningkatan kualifikasi akademik, termasuk bagi tenaga kependidikan.
Selain pendidikan doktoral, UNY juga membuka ruang pengembangan kerja sama dalam penelitian, penulisan buku, pengabdian kepada masyarakat, dan kegiatan akademik lainnya.
Diperluas ke Tridarma Perguruan TinggiKerja sama UMRAH dengan UB dan UNY diharapkan berkembang melampaui program studi lanjut. Peningkatan jumlah dosen bergelar doktor nantinya juga diharapkan memberi pengaruh terhadap penguatan kapasitas UMRAH dalam penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan pembelajaran.
Peluang kolaborasi dapat dikembangkan melalui penelitian bersama, publikasi ilmiah, pertukaran dosen dan mahasiswa, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan kapasitas tenaga kependidikan.
Bagi UMRAH, dukungan perguruan tinggi mitra menjadi bagian penting dalam mempercepat pengembangan sumber daya manusia. Beasiswa Polivalen Gurindam diharapkan tidak hanya menghasilkan lebih banyak dosen dan tenaga kependidikan berkualifikasi doktor, tetapi juga memperluas jejaring akademik yang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan institusi.
Kerja sama dengan UB dan UNY sekaligus memperkuat langkah UMRAH dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang bertumpu pada peningkatan kualitas SDM dan kolaborasi. Dengan semakin luasnya jejaring tersebut, UMRAH diharapkan mampu mempercepat penguatan kapasitas akademik sekaligus meningkatkan kontribusinya dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Penandatanganan kerja sama kemudian ditutup dengan dokumentasi bersama dan penyerahan cenderamata kepada para pimpinan perguruan tinggi mitra. (RAS/Humas)
