Kepala BPKP Kepri beri Kuliah Umum untuk 561 Mahasiswa Bidikmisi UMRAH 2019

DOMPAK – Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Riau, Indra Jaya Khaira beri kuliah umum bagi Mahasiswa Bidikmisi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) angkatan 2019. Senin (26/8) di Gedung Auditorium UMRAH, Dompak

Lagi, kehadirannya untuk kesekiankalinya di UMRAH adalah memenuhi undangan khusus dari Rektor UMRAH Prof. Akhlus guna memberikan pemahamannya tentang pencegahan Fraud. Dengan judul ‘Strategi Pencegahan Fraud dengan Sistem Pengendalian Intern dalam Membangun Mahasiswa Berkarakter Anti Korupsi’ kuliah umum itu berjalan dengan lancar

Rektor UMRAH Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc mengawali acara dengan memberikan sambutannya ikut berpesan kepada seluruh peserta kuliah umum tersebut untuk dapat mengikuti kuliah umum itu dengan sungguh-sungguh agar tidak menjadi hal yang sia-sia

“Pada kesempatan ini kita kehadiran narasumber yang merupakan orang hebat, beliau memiliki ilmu dan pengalaman yang banyak. Jadi saya minta kepada saudara-saudara sekalian Mahasiswa Bidikmisi UMRAH tahun 2019 untuk dapat mengikuti perkuliahan ini dengan sungguh-sungguh, agar tidak menjadi sia-sia,” Tegas Rektor dihadapan 561 orang Mahasiswa Bidikmisi UMRAH 2019

“Karena pada dasarnya sesuatu yang dilakukan dengan tidak sungguh-sungguh, maka akan menjadi suatu hal yang sia-sia. Gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, mengingat materi kuliah yang akan diberikan oleh Pak Indra adalah materi yang penting bagi Saudara-saudara sebagai generasi milenial yang nantinya akan mengisi masa depan,” tambahnya

“Saya berharap semoga Saudara-saudara semua kelak menjadi pemimpin yang bersih,” tutup Rektor.

Indra Khaira Jaya, pada kuliah umumnya menyampaikan bahwa Pencegahan Fraud tidak saja untuk meningkatkan kredibilitas bangsa dan negara, tetapi juga untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan ekonomi nasional serta kesejahteraan rakyat

“Pencegahan Fraud tidak saja untuk meningkatkan kredibilitas bangsa dan negara, tetapi juga untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan ekonomi nasional serta kesejahteraan rakyat. Pemerintah berkomitmen secara sungguh-sungguh untuk melakukan pencegahan fraud,” tutur Indra

“Mahasiswa sebagai Motor Penggerak Utama Gerakan Anti Korupsi. Dalam sejarah tercatat bahwa Mahasiswa mempunyai peran penting dalam menentukan perjalanan Bangsa Indonesia. Dengan Idealisme, semangat muda dan kemempuan intelektual tinggi yang dimiliki mahasiswa mampu berperan sebagai agen perubahan (agent of change),” tambahnya lagi

“Diakhir kuliah umum ini saya ingin menyampaikan pesan Proklamator kita Bapak Mohammad Hatta yakni ‘Setiap perbuatan adalah Demi Negara yang dicintai, Janganlah Berkhianat,” tutup Indra (Kaper BPKP Kepri) pada kuliah umumnya

Kurang lebih selama 3 jam kuliah umum Kaper. BPKP Prov. Kepri itu mendapat respon yang baik, hal tersebut dapat dilihat saat sesi tanya jawab berlangsung. Antusias para Mahasiswapun dapat dirasakan dengan banyaknya peserta yang mengacungkan tangan untuk diberi kesempatan bertanya. Namun dengan keterbatasan waktu yang ada hanya 10 orang peserta yang dapat memberikan pertanyaan kepada sang narasumber

Hadir pada kuliah umum tersebut Ka. BUPK Drs. Edison, M.B.A., Ka. BAKK Ary Satia Dharma, S.Sos, M.Si., Kabag. Kemahasiswaan dan Kerjasama Sarkisdin, S.Pd serta beberapa Kasubag dan Staff Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama UMRAH

(Rendi/Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here