Mahasiswa HI UMRAH harus Paham Budaya Lokal

Mahasiswa baru jurusan Hubungan Internasional FISIP UMRAH dalam program inisiasi yang digelar Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HMHI) mengunjungi kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kepri, Kamis (16/10) siang.

Dalam kunjungan, ada paparan dari Kepala BPNB Kepri, Toto Sucipto yang memberikan pengenalan budaya khususnya warisan budaya tak benda (WBTB) Kepri. “Lulusan HI kecendrungannya jadi diplomat. Sangat penting sekali memahami budaya lokal,”kata Toto.

Anastasia Wiwik Swastiwi P.hD, Peneliti Sejarah BPNB Kepri yang juga Dosen HI FISIP menyebutkan, mahasiswa perlu pemahaman budaya. Diplomasi budaya katanya lebih soft dalam memperkecil konflik antara negara. “Pemahaman ini yang harus dipahami mahasiswa. Jangan modal bahasa asing saja jadi diplomat. Tapi juga mesti paham budaya,”kata Wiwik.

Dalam kunjungan ini juga ada diskusi yang cukup menarik. Mahasiswa bertanya tentang pelestarian budaya dan cara dalam pengembangan budaya.

Selain Anastasia Wiwik Swastiwi, juga hadir Sekretaris Prodi HI UMRAH, Dhani Akbar. Dhani mengaku senang berbagi ilmu dan mendapat pengalaman berkunjung ke BPNB Kepri.

Kunjungan ini juga mendapat apresiasi Kepala BPNB Kepri, Toto Sucipto. “Kita apresiasi. Kegiatan ini karena memperluas jaringan BPNB Kepri kepri juga. Kerjasama HI UMRAH-BPNB ke depan lebih aktif lagi,”sebutnya. **

(BPNB Kepri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here