Tanjungpinang – Memasuki awal tahun 2022, jumlah dosen UMRAH yang sudah menyelesaikan studi Doktoral (S3) kian bertambah. 

Bagi Rektor UMRAH, Prof Dr Agung Dhamar Syakti, bertambahnya dosen yang menyelesaikan gelar doktor ini adalah kebanggaan bagi UMRAH. 

Menurutnya, adalah sebuah kebanggaan bagi UMRAH jika jumlah pengajar  bergelar doktor semakin bertambah, karena akan memberikan kontribusi terhadap percepatan peningkatan kualitas mutu pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

“Bertambahnya Doktor di UMRAH ini juga memberikan kesempatan bagi UMRAH untuk mengembangkan program Magister” ujar Prof Agung.

“Selamat kepada bapak ibu dosen yang sudah menyelesaikan studi doktor. Capaian ini selari dengan upaya mewujudkan misi SATU GURINDAM untuk mencapai Visi UMRAH sebagai Pusat Kecemerlangan Pendidikan Tinggi, Riset, Mari-Sociopreneurship dan Tamadun maritim” ujar Prof Agung.

Berikut disajikan profil singkat para dosen yang berhasil menyelesaikan studi doktornya di tahun 2021 lalu;

Dr Tengku Said Raza’i SP MP ~Dosen Program Studi Budidaya Perairan FIKP UMRAH

Tengku Said Raza’i yang lebih akrab dipanggil “Said” menyelesaikan Pendidikan Doktor Pada Program Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Riau dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,98 dengan masa studi yang fantastik, 2 Tahun 1 Bulan. Selama mengikuti Proses pendidikan Said telah menghasilkan 2 buah Artikel Jurnal  bereputasi international (Q1 dan Q3) dan 4 Buah Artikel Jurnal bereputasi Nasional serta 2 buah Artikel jurnal Pengabdian Kepada masyarakat. 

Dalam Disertasinya, Said menciptakan konsep budidaya berwawasan lingkungan yang tetap memegang konsep low cost, sehingga mampu diterapkan oleh masyarakat pesisir yang memiliki keterbatasan secara finansial. Konsep budidaya yang dihasilkan  beliau disebut  teknologi ENVITEG AQUAFARM (Environmental Technology Aquaculture Farming) yang dapat diterapkan pada budidaya Anggur  laut terutama jenis Latoh (Caulerva racemosa).  Dalam penerapan Teknologi ENVITEG AQUAFARM pada Anggur Laut di Pulau Bintan, Said mempertimbangan berbagai aspek kawasan pesisir sebagai variabel ukur, sehingga mampu diterapkan dan tidak menimbulkan  konflik  baik ekologi, ekonomi, Sosial maupun Kultural.

Dr Dodi Dermawan SE MEc ~ Dosen Program Studi Manajemen FE UMRAH

Dodi Dermawan menyelesaikan studi Doktoral pada Program  Doktor Ilmu Ekonomi di Universitas Brawijaya selama 3 tahun 10 bulan dengan IPK 3.91.  

Dalam Disertasinya Dodi mengkaji tentang Konsep model ekonomi berbagi pada Transportasi Berbasis Daring (TBD) dengan menggunakan transaksi yang dilakukan secara peer to peer melalui koordinasi dari aplikasi yang terhubung dengan internet. Dalam konsep ini  Dodi menjelaskan hubungan Kemitraan antara perusahaan aplikasi dengan para pengemudi transportasi daring tidaklah seperti yang dijelaskan didalam konsep tersebut.  

Penelitian Disertasinya ini bertujuan untuk menguji dan menjelaskan pengaruh faktor informasi asimetris, biaya transaksi terhadap hubungan kemitraan. Hasil penelitiannya menemukan fakta bahwa hubungan kemitraan pada transportasi daring saat ini memunculkan hubungan yang tidak setara dan informasi asimetris pada salah satu pihak. 

Informasi asimetris yang terjadi pada pengemudi transportasi daring akan menghasilkan biaya transaksi yang searah. Penggunaan algoritma pada sistem aplikasi menyebabkan informasi asimetris semakin besar. Informasi asimetris yang terjadi terkait informasi transaksi, informasi  insentif dan  informasi  sangsi. Implikasinya, wujud hubungan kemitraan pada transportasi daring ini adalah kemitraan yang semu dan tidak memiliki kontrak yang lengkap. Hal ini mengakibatkan mitra pengemudi tidak memiliki kekuatan untuk melakukan negosiasi dengan kebijakan yang ditetapkan perusahaan. Model kemitraan yang ditawarkan adalah dengan menggunakan konsep triparit pada hubungan kemitraan transportasi berbasis daring. 

Dr Endri SH MH ~ Dosen Program Studi Ilmu Hukum FISIP UMRAH  

Endri menyelesaikan studi Doktoralnya pada Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Diponegoro. Dalam Disertasi doktoralnya Endri mengkaji tentang “Formulasi Pidana Kerja Sosial Sebagai Alternatif Pidana Penjara” di bawah bimbingan Prof Dr Barda Nawawi Arief SH dan Prof Dr Pujiyono SH MHum pada PDIH UNDIP. Ide dasar disertasi tersebut untuk menghindari semua pidana perampasan kemerdekaan (custodial) dan diganti dengan pidana yang bersifat non-custodial, khususnya pidana kerja sosial untuk pidana ringan yang dijatuhkan hakim.  

Pidana kerja sosial termasuk bentuk sanksi pidana baru, dan eksistensinya sangat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai margin of appreciation. Formulasi pidana kerja sosial sebagai alternatif pidana penjara juga selaras dengan beberapa kesepakatan internasional dan perbandingan dengan negara lain. Menariknya, lama pidana kerja sosial ditentukan berdasarkan jam dan pelaksanaannya dapat diangsur sesuai kepentingan terpidana serta pengawasannya dapat menggunakan pemantauan elektronik (electronic monitoring).  

Dr Nancy Willian SSi MSi ~ Dosen Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH

Nancy Willian menyelesaikan program doktor pada bulan September 2021 dengan Disertasi yang berjudul  “ Bio-Friendly Sintesis Nanopartikel Perak ( AgNPs) dan emas (AuNPs) menggunakan ekstrak daun mangrove Rhizophora Stylosa : sintesis dan Aplikasinya.” 

Kajian ini merupakan publikasi pertama dalam green synthesis menggunakan jenis mangrove Rhizophora stylosa yang banyak tersebar di pesisir pulau Bintan sebagai komponen reduktor dan stabilisator ramah lingkungan untuk mensintesis nanopartikel logam. 

Berhasil mensintesis nanopartikel logam perak dan emas dengan ukuran partikel kecil, homogen dan larutan koloid yang stabil lebih lama, sehingga memiliki potensi besar dalam aplikasi biomedik seperti antibakteri, antioksidan dan efek sitotoksik yang menjanjikan dalam bidang kesehatan. Selama menempuh Studi doktor, Nancy telah menghasilkan 4 artikel publikasi baik dalam dan luar negeri. Publikasi Artikel Internasional Bereputasi miliknya dimuat di Journal F1000 Research (Q1) dan Journal Rasayan Of Chemistry (Q2). Selain itu juga terdapat 2 publikasi artikel pada jurnal nasional yang terakreditasi. 

Dr Dody Irawan SPd MPd MHum ~ Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UMRAH

Dody Irawan menyelesaikan studi doktoralnya pada Program Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Dalam disertasi Doktoralnya, peraih beasiswa S3 dari LPDP ini  mengkaji tentang serapah Melayu yang merupakan sastra lisan yang berasal dari masyarakat Kepulauan Riau. Serapah sama dengan mantra atau jampi-jampi. 

Penelitian Disertasinya ini bertujuan untuk menemukan wujud budaya lisan yang terdapat dalam serapah Melayu Kepulauan Riau dan memanfaatkan hasil temuan serapah Melayu sebagai bahan ajar mata kuliah folklor di perguruan tinggi. Kesimpulan dari Kajian Disertasinya ini adalah Wujud budaya serapah Melayu Kepulauan Riau memeiliki cakupan pada tiga aspek yaitu; kompleksitas ide, kompleksitas aktivitas, dan kompleksitas hasil budaya. Dari hasil penelitian disertasinya ini Dody telah menghasilkan dua buku yang bertajuk Kearifan Lokal Serapah Melayu Kepulauan Riau dan Kumpulan Serapah Melayu Kepulauan Riau. Selain Buku, hasil penelitiannya juga sudah diseminarkan di Seminar Internasional dan menghasilkan 1 buah publikasi artikel pada Jurnal Internasional. 

Dr Desi Rahmatina SPd MSc ~Dosen Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMRAH

Desi Rahmatina menyelesaikan studi doktornya pada Program Doktor Pendidikan Matematika di Universitas Negeri Malang setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang bertajuk “ Penalaran Statistis dalam Perspektif Komognitif Mahasiswa tentang Variabilitas”. Penelitian disertasinya ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses penalaran statistis mahasiswa tentang variabilitas dalam perspektif komognitif. 

Hasil penelitian ini diantaranya: Pertama, ada empat kategori penalaran statistis dalam perspektif komognitif mahasiswa tentang variabilitas, yaitu kategori quantitative, confirmation, single centre point, dan informal. Kedua, kesimpulan tentang variabilitas pada kategori quantitative dan confirmation dilakukan secara deduktif, sedangkan kesimpulan tentang variabilitas pada kategori single centre point dan informal dilakukan secara induktif. Ketiga, adanya narrative yang konsisten dan tidak konsisten yang dilakukan mahasiswa ketika melakukan penalaran statistis. Ketidakkonsistenan tersebut disebabkan karena adanya perbedaan dalam memaknai word use.

Penelitian Disertasinya ini  memberikan implikasi bahwa untuk dapat melakukan penalaran statistis tentang variabilitas, mahasiswa tidak hanya dapat menggunakan routine berupa penyelesaian terhadap rumus-rumus pada ukuran variabilitas. Akan tetapi, penekanan terhadap visual mediator juga dapat dilakukan dengan cara memperhatikan tampilan data kemudian mengidentifikasi nilai-nilai di sekitar rata-rata terhadap rata-ratanya. Selama studi Doktor, tercatat sudah 5 Publikasi artikel yang dihasilkan di Jurnal nasional dan Internasional. 

Dr Harry Andheska SPd MPd ~Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UMRAH

Harry Andheska menyelesaikan jenjang doktoralnya pada Program Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang dengan IPK 3,96 predikat ‘cumlaude’ melalui Beasiswa BPPDN Dikti. Selama masa studi doktoral, beliau banyak menghasilkan publikasi jurnal, baik tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya artikel yang berjudul ‘Writing Motivation and The Ability in Writing a Research Proposal of Generation Z Students Based on Cognitive Style’ di Journal for the Education of Gifted Young Scientists (JEGYS) dengan indeksasi Scopus Q3. 

Ketertarikannya terhadap thinkingproblem solving, dan Gen-Z juga membuat beliau mengusung konsep disertasinya dengan judul “Manifestasi Berpikir Memecahkan Masalah dalam Bahasa Tulis Mahasiswa Generasi Z”.

Bagi Harry, keterampilan berpikir dan pemecahan masalah bersifat futuristik dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kecerdasan abad 21. Selain itu, Gen-Z notabenenya adalah generasi yang akan mendominasi dunia kerja di era industri 4.0 dan masyarakat 5.0 ini. Mereka dapat dikatakan sebagai pion terdepan untuk menghasilkan inovasi-inovasi dalam pembangunan di masa mendatang. Tujuan ingin dicapai dari penelitan tersebut adalah untuk menggali dan mengeksplanasikan tahap, jenis, dan strategi mahasiswa Generasi Z dalam memecahkan masalah. 

Hasil penelitian dalam disertasi tersebut berupa kumpulan gagasan, konsep, serta hipotesis yang disintesis melalui desain penelitian kualitatif. Selain itu, hasil penelitian dalam disertasi tersebut sifatnya memprediksikan karakteristik dan ketangkasan mahasiswa Generasi Z untuk berpikir solutif. Konsep-konsep yang diuraikan dalam disertasi itu dapat dipakai dan diadaptasi oleh berbagai pihak, terutama para guru, dosen, pendidik, peneliti, maupun ahli instruksional lainnya sebagai proyeksi untuk merancang pembelajaran yang efektif, adaptif, dan inovatif sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi.

Editor : Adi Pranadipa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here