Tindak Lanjuti Deklarasi Paris, Rektor UMRAH Teken Komitmen FICEM di JWG RI-Prancis
ANGERS, PRANCIS – Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Prof. Agung Dhamar Syakti, menandatangani perpanjangan komitmen konsorsium French-Indonesian Consortium in Engineering and Management (FICEM) dalam ajang Joint Working Group (JWG) Republik Indonesia–Prancis di Angers, Prancis.
Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari Paris Declaration yang disepakati oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 28 Mei 2026 lalu sebagai agenda Inovasi Prancis-Indonesia 2026.
Dalam hal ini, forum JWG berperan menerjemahkan kesepakatan politik kedua kepala negara menjadi langkah konkret di sektor pendidikan tinggi, riset, dan industri.




Di samping meneken komitmen FICEM, lawatan Prof. Agung ke Prancis juga membuahkan sejumlah kemitraan strategis baru. Salah satunya adalah kesepakatan kerja sama dengan Universitas Angers, yang telah merencanakan kunjungan balasan ke “Bumi Segantang Lada”, Provinsi Kepulauan Riau, pada tahun 2027.
Lebih lanjut, UMRAH juga tengah menjajaki perluasan jaringan kerja sama dengan Université de Dijon serta perusahaan industri pertahanan dan maritim asal Prancis, NAVAL Group.
Menguatnya jejaring UMRAH di kawasan Eropa ini tidak terlepas dari rekam jejak akademik Rektor. Sebagai Guru Besar di bidang Pencemaran Laut dan Bioremediasi dengan capaian Scopus H-Index 21 pada tahun 2026, Prof. Agung memiliki ikatan kolaborasi keilmuan yang panjang dengan Prancis.Sebelumnya, ia tercatat terlibat aktif dalam proyek penelitian Marseco-ANR di Prancis.
Pendekatan multidisiplin yang ia terapkan dalam pemulihan ekosistem pesisir telah menjadi rujukan sinergi antara sains murni dan teknologi lingkungan. Dedikasi keilmuannya tersebut juga pernah diganjar penghargaan Prix Mahar Schutzenberger dari Prancis pada tahun 2004 silam.Melalui forum JWG RI-Prancis ini, Prof. Agung yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI), berharap kolaborasi internasional ini tidak sekadar menjadi kesepakatan di atas kertas. Kemitraan bersama Universitas Angers, Université de Dijon, dan NAVAL Group diharapkan mampu memacu para peneliti muda UMRAH untuk melahirkan karya ilmiah berstandar global yang relevan.
Editor: Adi Pranadipa, S.I.Kom / Humas UMRAH
