Rektor UMRAH berserta Mahasiswa Kukerta dan Dosen DPL meninjau lokasi Kukerta Desa Tanjungsari. f. Adi Pranadipa
Rektor UMRAH berserta Mahasiswa Kukerta dan Dosen DPL meninjau lokasi Kukerta Desa Tanjungsari. f. Adi Pranadipa

Belakangpadang- Rektor UMRAH, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc bersama Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu (LP3M) UMRAH meninjau lokasi Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Mahasiswa di Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, Jum’at (12/9). Kunjungan rektor bersama rombongan dimaksudkan untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program KUKERTA yang telah berlangsung selama satu bulan di dua kelurahan di Kecamatan Belakangpadang, yaitu Sekanak Raya dan Tanjungsari.

Perjalanan rombongan Rektor ditempuh mulai pukul 07.30 dari Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang dengan kapal feri reguler menuju Pelabuhan Telaga Punggur Batam. Sesampainya di Telaga Punggur, Rektor dan rombongan melanjutkan perjalanan darat ke Pelabuhan Pancung di Sekupang, untuk menuju Pulau Belakangpadang menggunakan Boat Pancung.

Begitu tiba di Pulau Penawar Rindu, begitu sebutan Belakangpadang yang terkenal di seluruh negeri, Rektor dan rombongan memutuskan untuk sarapan terlebih dahulu. Staff Protokoler Humas UMRAH, Yuli Hendri yang akrab disapa Ai mengarahkan Rektor dan rombongan untuk sarapan di kedai kopi Botak yang memang terkenal cita rasanya hingga ke Tanjungpinang. Usai sarapan, kunjungan pertama dimulai. Dengan menggunakan beberapa unit sepeda motor, Rektor dan rombongan memulai kunjungan ke kantor Camat Belakangpadang terlebih dahulu sebelum meninjau posko Mahasiswa Kukerta di Sekanak Raya. Turut dalam rombongan, Ketua LP3M, Fatahurrazak, staff LP3M, Humas, Mahasiswan Kukerta dan dosen DPL, Rudi Subiyakto dan Jamhur Potti.

Setibanya di kantor Camat Belakangpadang, Rektor dan rombongan disambut oleh Sekretaris Camat Belakangpadang, Sadiman mewakili Camat. Kepada Prof. Akhlus, Sadiman mengungkapkan kalau mahasiswa UMRAH yang melakukan Kukerta di Belakang Padang secara keseluruhan sangat aktif terjun ke Masyarakat. Namun pihaknya cuma menyayangkan waktu Kukerta yang sangat singkat. “Kalau boleh ditambah lah waktunya” ujar Sadiman. Dalam perbincangan di ruang kerja Camat tersebut, Prof. Akhlus menanyakan bagaimana pasokan listrik di belakangpadang dan apa masalah lingkungan yang dialami. Pertanyaan tersebut kemudian dijawab oleh Sadiman. “Untuk listrik tidak ada kendala karena dipasok dari PLN Batam melalui Kabel bawah laut ke pulau Belakangpadang ini. Untuk ketersediaan Air, ini menjadi masalahnya, ketersediaan air di Belakangpadang sangat minim sekali kalau tiba musim kemarau , namun saat ini sedang dibangun Dam oleh Pemerintah Daerah di Sekanak Raya” ungkap Sadiman. Dalam kesempatan yang sama, hadir juga lurah Sekanak Raya, Syarifah Fadhlun Al-Attas.

Usai bertukar Cindera Mata, Rektor UMRAH dan Rombongan bergerak menuju posko KUKERTA Mahasiswa UMRAH di Pulau Sekanak. di Posko, Rektor bertanya kepada mahasiswa apa saja permasalahan yang dihadapi. Menurut mahasiswa, Masalah yang paling krusial adalah masalah Air yang kering. Rektor juga berpesan kepada dosen pembimbing agar mahasiswa kukerta dan dosen Pembimbing Lapangan untuk menjadikan momen kukerta ini sebagai ajang pengumpulan data untuk penelitian.

Rektor dan Rombongan kemudian menuju Kampung Tanjung di Kelurahan Tanjungsari untuk meninjau Kegiatan mahasiswa Kukerta yang diterjunkan disini. Rektor mengulangi apa yang disampaikan kepada mahasiswa dan DPL posko sebelumnya, agar mahasiswa kukerta dan dosen DPL menjadikan apa yang mereka dapat sebagai data penelitian untuk merumuskan penelitian lanjutan dalam rangka menemukan solusi permasalahan masyarakat melalui penelitian. Di kampung Tanjung ini, rektor menjumpai para mahasiswa UMRAH yang sedang membersihkan aula Kampung Tanjung.

Kemudian Rektor beserta rombongan bergerak ke Kantor Lurah Tanjungsari untuk mendengar apa pandangan masyarakat terhadap Mahasiswa Kukerta. Lurah Tanjungsari,Wagiman SE mengungkapkan bahwa Mahasiswa UMRAH sangat aktif dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat, bahkan lebih aktif dari mahasiswa dari Kampus lain yang sama-sama melaksanakan Kukerta di Tanjungsari. salah satu kegiatan yang simpatik yang dilakukan oleh mahasiswa Kukerta UMRAH ,penggalangan dana amal untuk Gaza, Palestina.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here